Kabarbandungid – Pemkot Bandung punya acara canggih untuk mendata jumlah kecelakaan lalu lintas di Kota Bandung. Caranya adalah dengan menggunakan aplikasi Si Calakan yang sudah mulai diujicobakan pada 14 Februari 2019.
Si Calakan adalah singkatan dari Sistem Informasi Kecelakaan Lalu Lintas. Calakan sendiri diadopsi dari bahasa Sunda yang berarti pintar.
Melalui aplikasi itu, sebanyak 21 rumah sakit di Kota Bandung yang sudah terdata, akan memberikan laporan kecelakaan lalu lintas melalui Si Calakan. Sehingga, bisa diketahui di mana pasien mengalami kecelakaan, penyebab, hingga kondisi akhir korban kecelakaan.
Data yang masuk setiap bulannya akan dikumpulkan. Selanjutnya, data akan diserahkan ke dinas atau instansi terkait untuk ditindaklanjuti.
Misalnya saat diketahui penyebab kecelakaan karena minimnya penerangan jalan. Informasi selanjutnya akan diteruskan ke dinas terkait untuk dipasang penerangan jalan. Atau saat kecelakaan terjadi akibat jalan rusak, informasi akan diteruskan ke dinas terkait agar jalan segera ditambal atau diperbaiki.
?Data dari Si Calakan ini akan sangat diperlukan. Karena dari sini akan diketahui tentang korban kecelakaan, jumlahnya berapa, tempatnya di mana, fatalitasnya seperti apa, termasuk penyebabnya. Data ini nantinya akan bisa dimanfaatkan untuk proses perencanaan (berbagai dinas),? kata Kasubbid Perencanaan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah II Bappelitbang Kota Bandung Sam Satriabadra dalam kegiatan Bandung Menjawab di Kota Bandung, Selasa (26/2/2019).
Si Calakan sendiri hanya bisa diakses oleh internal Pemkot Bandung. Harapan besarnya, dari data Si Calakan, tingkat kecelakaan lalu lintas di Kota Bandung akan bisa diminimalisir. (bud)