Categories: HEADLINEKABAR KOTA

Sosialisasi Pemilu, Bahasa Isyarat, hingga Duduk di Kotak Suara

Kabarbandung.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung menggelar sosialisasi Pemilu 2019 bagi penyandang disabilitas di area GOR Pajajaran, Kota Bandung, Rabu (27/2/2019). Puluhan disabilitas jadi peserta.

Dalam kegiatan itu, sosialisasi disampaikan dengan menggunakan bahasa Indonesia. Di waktu yang sama, penyampaian materi sosialisasi juga dilakukan dengan menggunakan bahasa isyarat tangan.

Dengan cara itu, sosialisasi diharapkan lebih mudah dicerna para peserta. Agar lebih dipahami, di lokasi juga dilakukan simulasi cara menggunakan hak pilih pada Pemilu 2019.

Ketua Bidang Perencanaan Program, Data, dan Informasi KPU Kota Bandung Adi Prasetyo mengatakan memang perlu sentuhan khusus bagi disabilitas dalam menghadapi pemilu. Sehingga, sosialisasi bagi mereka akan digencarkan supaya informasi seputar pemilu bisa sampai ke semua penyandang disabilitas.

“Tantangannya untuk teman-teman (disabilitas) ini lebih besar. Karena itu kita akan berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan sosialisasi. Setelah itu, akan ada beberapa kali lagi sosialisasi,” ucap Adi.

Dalam sosialisasi itu, para peserta terlihat serius menyimak pemaparan seputar pemilu. Pada salah satu sesi, seorang peserta diminta untuk duduk di atas kotak suara. Tujuannya untuk membuktikan bahwa kotak itu mampu menahan beban hingga 80 kilogram. Setelah diduduki, kotak itu tidak berubah alias kokoh.

Saat sesi tanya-jawab, peserta juga menyampaikan beberapa pertanyaan. Ada juga yang menyampaikan aspirasi, salah satunya meminta agar akses di tempat pemungutan suara (TPS) tidak menyulitkan bagi tunadaksa yang menggunakan kursi roda atau tongkat.

“Kita sudah menginstruksikan ke penyelenggara pemilu di semua tingkatan (di Kota Bandung) agar TPS yang nanti digunakan benar-benar aksesibel,” jelas Adi.

Linda (56), salah seorang peserta, mengungkap pentingnya menggunakan hak pilih bagi para penyandang disabilitas. Ia pun mengajak disabilitas jangan membuang hak pilih dengan sia-sia.

“Kita juga sama seperti orang lain pada umumnya, punya hak pilih, punya hak suara untuk memilih yang terbaik,” ujar Linda. (bud)

Kurniawan

Recent Posts

Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…

2 tahun ago

Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…

2 tahun ago

Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…

2 tahun ago

Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…

2 tahun ago

Anies Minta Rakyat Riang Gembira di Pemilu 2024

BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…

2 tahun ago

Golkar Rapat Konsolidasi di Bandung Dihadiri 3 Ribu Saksi TPS

BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…

2 tahun ago