BRSPDSN Wyata Guna bekerjasama dengan lembaga asal Korea Selatan untuk memberi pelatihan barista bagi tujuh tunanetra, Rabu (13/3/2019). Pelatihan yang dilakukan di Wyata Guna, Kota Bandung, itu akan berjalan empat bulan. Setelah selesai pelatihan mereka akan jadi instruktur barista bagi tunanetra lain di Wyata Guna untuk melahirkan barista baru. (bud/kabarbandung)
Kabarbandung.id – Para disabilitas tunanetra kini bisa menjadi barista. Mereka akan mahir mengolah dan menyajikan beragam kopi.
Keahlian menjadi barista itu akan didapat para siswa di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (BRSPDSN) Wyata Guna, Kota Bandung. Wyata Guna sendiri merupakan tempat pendidikan bagi para tunanetra.
Program pelatihan barista itu akan mulai berjalan pekan depan. Sebagai tahap awal, ada tujuh tunanetra calon barista yang akan dididik.
Seluruh perlengkapan dan kebutuhan untuk pengolahan kopi pun ditanggung lembaga asal Korea Selatan. Mereka akan dididik selama empat bulan.
Setelah pendidikan selesai, ketujuh orang itu akan jadi instruktur bagi siswa di Wyata Guna. Sehingga, akan ada banyak barista yang lahir dari sana. (bud)
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…