Categories: HEADLINEKABAR KOTA

Grab to Work Dipersoalkan Driver Gojek

Kabarbandung.id – Uji coba Grab to Work yang berakhir hari ini dipersoalkan driver atau sopir Gojek dengan menggelar aksi di Balai Kota Bandung, Jumat (15/3/2019).

Aksi itu diikuti puluhan driver Gojek yang tergabung dalam Aliansi Sopir Gojek Kota Bandung. Mereka memandang Pemkot Bandung tidak adil. Mereka berkeinginan agar Gojek juga dilibatkan dalam program serupa.

Koordinator aksi Andriansyah menilai uji coba itu dilakukan sepihak. Idealnya, ada sosialisasi dan juga pelibatan transportasi online lain, bukan hanya Grab.

“Kenapa tidak dilakukan rapat lebih dulu (dengan transportasi online lain), kenapa yang diundang Grab, kenapa Grab saja yang melakukan program ini?” kata Ardiansyah.

Ia pun berharap jika program carpooling itu akan berlanjut, sebaiknya dilakukan pembahasan bersama pihak transportasi lain.

“Kalau kebijakan itu akan tetap dilaksanakan harus ada rapat dengar pendapat dengan transportasi lain untuk dibahas bersama (segala sesuatunya),” jelas Ardiansyah.

Sementara itu, dalam aksinya, massa membawa dua spanduk bertuliskan ‘Wali Kota Bandung Tidak Adil’ dan ‘Cabut Kebijakan Sepihak Oleh Wali Kota Bandung’.

Menanggapi aksi itu, perwakilan Pemkot Bandung sempat menemui massa dan bermaksud memberi penjelasan utuh soal program Grab to Work. Sebab, massa keukeuh memandang uji coba Grab to Work sudah jadi kebijakan Pemkot Bandung.

Padahal, yang dilakukan baru sebatas uji coba, belum jadi kebijakan. Uji coba itu bahkan akan berakhir hari ini. Ke depan evaluasi akan dilakukan untuk mempertimbangkan program carpooling itu bakal diterapkan jadi kebijakan atau tidak.

Meski perwakilan Pemkot Bandung sudah mengajak perwakilan massa ke Ruang Tengah Balai Kota Bandung untuk diberikan penjelasan soal keluhannya, massa menolak. Mereka ngotot ingin bertemu Wali Kota Bandung Oded M Danial meski mendadak.

Mereka bahkan menyatakan akan kembali datang ke Balai Kota Bandung dengan jumlah massa lebih banyak. Tuntutannya, mereka ingin bertemu langsung dengan Oded untuk menyampaikan aspirasinya. Aksi pun diakhiri tanpa hasil.

“Kami akan melaksanakan aksi lanjutan, yang mana dalam aksi tersebut kami ingin ditemui Wali Kota Bandung. Kami akan datang dengan massa yang lebih banyak,” ucap Ardiansyah. (bud)

Kurniawan

Recent Posts

Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…

2 tahun ago

Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…

2 tahun ago

Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…

2 tahun ago

Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…

2 tahun ago

Anies Minta Rakyat Riang Gembira di Pemilu 2024

BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…

2 tahun ago

Golkar Rapat Konsolidasi di Bandung Dihadiri 3 Ribu Saksi TPS

BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…

2 tahun ago