Ilustrasi HIV (abma.uk.com)
Kabarbandung.id – Banyak dari masyarakat masih memberikan pandangan keras terhadap para penderita HIV/AIDS.
Beberapa kasus terutama di Indonesia, penderita HIV menerima perlakuan kurang baik dan layak dari masyarakat seperti pengusiran dan pembakaran rumah.
Kekhawatiran akan tertularnya virus yang menyerang kekebalan tubuh tersebut menjadi salah satu alasan terbesar.
Namun pada kenyataannya, virus ini tidak akan menular sembarangan meski kita melakukan interaksi langsung dengan ODHA atau orang dengan HIV/AIDS.
Koordinator Program Komisi Penanggulangan Aids Provinsi Jawa Barat, Landry Kusmono mengatakan virus HIV hanya bisa tertular dengan tiga cara yaitu melalui cairan kelamin pria atau wanita, tranfusi darah dan air susu ibu.
Beberapa mitos seperti bersalaman, berciuman, bertukar pakaian, batuk dan bersin, berbagi toilet, berenang, makan bersama hanya isu yang berkembang di masyarakat.
“Yang paling beresiko tentunya melakukan tindakan beresiko seperti hubungan seksual,” katanya kepada kabar bandung.
Landry mengimbau kepada masyarakat untuk tidak khawatir disamping membekali diri dengan informasi yang benar terkait HIV/AIDS.
“Justru yang sangat menjaga itu mereka (ODHA), karena lebih menjaga kepada orang biasa karena rentan terhadap penyakit. Kalau kita yang tidak positif flu gampang menular, jadi mereka lebih menghindari itu,” katanya.
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…