Kabarbandung.id – Program Kang Pisman (Kurangi Pisahkan Manfaatkan) terus mendapat respon positif dari masyarakat.
Kali ini para pedagang di kawasan Pasar Leuwipanjang mulai menerapkan hal tersebut dalam berjualan barang dagangannya.
Seperti Leni Kartini. Pedangang beras ini terus meminta para pelanggannya untuk membawa kantong belanja sendiri sambil memberikan edukasi terkait sampah terutama plastik.
“Bukannya pedit (pelit) plastik, tapi ikut program pemerintah aja biar sampah tidak banyak,” kata Leni saat berbincang di kiosnya di Pasar Leuwipaanjang, Kecamatan Bojongloa Kidul.
Meski masih sulit diterpkan seperti di mini market, namun beberapa pembeli mulai membawa kantong sendir meski masih banyak yang mengandalkan kantong plastik sebagai bungkus.
“Di sini Kang Pisman susah. Pasar tradisional susah menetapkannya, beda sama minimarket. Tapi Ada juga yang tidak mau pake kantong kresek. Ada pelanggan yang bawa kantong sendiri sudah bawa ‘cenah’,” katanya.
Leni menjelaskan dirinya bakal terus mengkampanyekan program ini dan terus terlibat untuk mengurangi sampah di Kota Bandung.
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…