Categories: HEADLINEKABAR JABAR

Bayi Dua Bulan Ini Terbaring di RS Immanuel, Bantu Yuk!

Kabarbandung.id – Azka Bahari, bayi laki-laki berusia dua bulan, kini sedang terbaring di salah satu kamar perwatan Rumah Sakit Immanuel, Kota Bandung sejak Minggu (14/4/2019).

Azka perlu ditangani secara medis karena penyakit infeksi paru-paru yang sudah cukup parah. Bahkan, sebelum dibawa ke RS Immanuel, batuk dan sesak yang dialami sang bayi sudah sangat menyiksa.

Akibat sesaknya, wajah Azka bahkan sempat membiru. Hingga akhirnya, Azka harus dilarikan ke rumah sakit agar mendapat perawatan intensif. Ia dua hari mendapat perawatan di ICU. Setelah kondisinya relatif membaik, ia dipindahkan ke kamar perawatan.

Menurut Yati Sumiati (40), sang ibu angkat, Azka harus dirawat selama sebulan ke depan. Sebab, berdasarkan keterangan dokter, infeksi paru-paru Azka sudah sangat serius dan perlu ditangani secara intensif.

“Kata dokter perawatannya sebulan paling cepat. Ini keadaannya parah,” kata Yati saat ditemui di RS Immanuel.

Meski hanya berstatus ibu angkat, ia sudah menganggap Azka seperti anaknya sendiri. Yati pun tidak berpikir panjang saat kondisi sang bayi semakin parah. Dirawat di rumah sakit diharapkan menjadi solusi meski nantinya diperkirakan butuh biaya banyak.

“Yang jadi kebingungan saya sekarang ini memang dari biaya,” ucap Yati.

Sehari-hari, Yati mengandalkan pendapatannya dari usaha menjual risoles. Sedangkan suaminya berjualan roti bakar di Jalan Karapitan.

Yati dan suaminya pun harus menghidupi tiga anaknya yang duduk di bangku SMA, SMP, dan SD. Artinya, Yati kini punya empat anak, termasuk Azka, yang semua kebutuhannya mesti dipenuhi.

Ia memutuskan merawat Azka karena ibunya single parent dan tidak memiliki pekerjaan. Masih ada hubungan saudara juga membuat Yati mantap merawatnya.

Khusus untuk biaya perawatan Azka di RS Immanuel, selama dua hari di ICU saja mencapai Rp14 juta. Jumlah biaya pun akan terus membengkak. Sebab, selama di ruang perawatan dalam sebulan ke depan, biaya sewa kamar saja mencapai Rp400 ribu per hari. Belum lagi ada biaya atau kebutuhan lain untuk menunjang kesembuhan Azka.

Yati sendiri kini sedang menempuh proses memasukkan Azka ke dalam kartu keluarganya. Harapannya, Azka bisa segera dibuatkan kartu BPJS Kesehatan agar biaya selama di rumah sakit bisa ditanggung pemerintah

Tapi, ia belum tahu hal itu bisa dilakukan cepat atau tidak. Jika ternyata biaya perawatan selama di rumah sakit tidak bisa ditanggung pemerintah, ia mengaku akan berusaha sekeras mungkin mencari biaya. Ia bahkan sudah berencana menggadaikan sepeda motornya meski dipastikan tidak akan cukup.

Baraya Bandung, yuk ringankan beban Azka dan bantu dengan doa untuk kesembuhannya. Jika Baraya Bandung ingin menyisikan rezeki untuk membantu biaya perawatan, kamu bisa menghubungi Yati di nomor 087837085128. (bud)

Kurniawan

Recent Posts

Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…

2 tahun ago

Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…

2 tahun ago

Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…

2 tahun ago

Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…

2 tahun ago

Anies Minta Rakyat Riang Gembira di Pemilu 2024

BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…

2 tahun ago

Golkar Rapat Konsolidasi di Bandung Dihadiri 3 Ribu Saksi TPS

BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…

2 tahun ago