Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kota Bandung, Arif Prasetya. (Kabarbandung)
Kabarbandung.id – Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kota Bandung menargetkan pendapatan dari pajak pada 2019 sebesar Rp 2,436 triliun.
Beberapa program bakal digencarkan termasuk memaksimalkan pendapatan dari reklame.
Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kota Bandung, Arif Prasetya mengatakan saat ini jumlah reklame di Kota Bandung cukup banyak namun tidak sebanding dengan pemasukan pajak.
“Jadi pr (pekerjaan rumah) cukup besar buat kami dan tim karena banyak sekali reklame di Kota Bandung tapi pendapatannya tidak signifikan, dengan jumlah ini yang harus kita sama-sama tingkatkan. Kita akan ajak bicara asosiasi (pengusaha reklame) gimana kita sama-sama,” kata Arif kepada kabarbandung.
Saat ini pihaknya telah melakukan penertiban terhadap reklame yang tidak sesuai dengan aturan.
Selain reklame terdapat dua sektor lain yang menjadi perhatian yaitu pajak bumi bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan.
“Itu kan menjadi tanggung jawab kita bersama, kami akan berusaha terus meningkatkan pendapatan dengan beberapa cara termasuk sosialisasi,” katanya.
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…