Categories: KABAR KOTA

Taman di Kota Bandung Minim Musala

Kabarbandung.id – Di Kota Bandung banyak taman yang ditata dengan cantik dan menarik untuk dikunjungi. Tapi, hanya sedikit taman yang memiliki fasilitas musala.

Hal itu berbanding terbalik dengan tagline Bandung Agamis yang selama ini digembar-gemborkan Pemkot Bandung. Sebab, di taman, warga justru kesulitan untuk beribadah, khususnya salat.

Kabid Pertamanan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung Iwan Sugiono mengatakan saat ini pihaknya sedang berupaya menghadirkan musala di taman-taman.

Tapi, tidak semua taman akan dibangun musala. Sebab, ada syarat dan berbagai pertimbangan yang harus dilakukan sebelum pembangunan dilakukan.

“Tidak semua taman akan dibangun musala. Kita lihat kondisinya, kalau tamannya dekat dengan masjid, kenapa dibangun musala,” kata Iwan dalam Bandung Menjawab di Balai Kota Bandung, Selasa (23/4/2019).

Syarat utamanya, jika dalam jarak 500 meter dari taman terdapat masjid, maka musala tidak akan dibangun. Sebab, Pemkot Bandung saat ini sedang gencar mengajak umat muslim salat berjamaah di masjid.

Jika di taman ada musala sedangkan lokasinya dekat dengan masjid, maka gairah untuk salat berjamaah di masjid dikhawatirkan berkurang. Sebaliknya, jika dalam jarak 500 meter tidak ada masjid, maka musala akan dibangun untuk memasilitasi umat muslim salat.

Selain jarak dengan masjid terdekat, pembangunan musala di taman juga akan mempertimbangkan luas dari taman itu sendiri. Jika tamannya sempit atau kecil, musala tidak akan dipaksakan dibangun.

Sebab, ada pertimbangan estetika dalam membangun musala di taman. Sehingga, penentuan suatu taman dihadirkan musala atau tidak harus dipertimbangkan dengan matang.

“Ini akan menyesuaikan dengan luasan taman. Kalau luasannya tidak memadai, artinya proporsinya kecil, kita tidak akan memaksakan ada musala karena nanti kelihatannya tidak sesuai dengan estetika,” jelas Iwan.

Saat ini, DPKP3 sedang menginventarisir taman mana saja yang harus dibangun musala di dalamnya. Secara bertahap, pembangunannya akan dilakukan mulai tahun ini.

“Ini kita sedang menginventarisir taman yang jauh dari tempat ibadah. Kita akan upayakan membuat sarana tempat peribadatan, terutama musala, terutama untuk taman yang luasnya proporsional,” ucapnya.

Sementara saat ini, diakuinya keberadaan musala atau masjid masih minim di area taman yang ada di Bandung. Beberapa di antaranya ada di Taman Lansia, Lapangan Tegalega, dan Babakan Siliwangi. (bud)

Okan

Recent Posts

Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…

2 tahun ago

Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…

2 tahun ago

Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…

2 tahun ago

Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…

2 tahun ago

Anies Minta Rakyat Riang Gembira di Pemilu 2024

BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…

2 tahun ago

Golkar Rapat Konsolidasi di Bandung Dihadiri 3 Ribu Saksi TPS

BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…

2 tahun ago