Ilustrasi (Pixabay)
Kabarbandung – Sering ada anggapan salah di masyarakat tentang autisme. Salah satunya adalah autisme dapat menular.
“Pandangan seperti itu (autisme dianggap menular) masih banyak di masyarakat kita,” kata Direktur Pusat Pengembangan Potensi Anak (PUSPPA) Suryakanti Yulia Suherlina di sela kegiatan Cafe Ngobrass di Srundeng Authentic Indonesia, Kota Bandung, Sabtu (27/4/2019).
Padahal, autisme tidak menular. Sehingga, masyarakat tidak perlu takut berinteraksi dengan mereka yang mengidap autisme.
Selain itu, ada beberapa pandangan salah lainnya. Bahkan, seringkali pengidap autisme dinilai sebagai orang aneh.
“Anak-anak ini masih dianggap aneh, dianggap trouble maker, sampai (dikhawatirkan) mengganggu temannya,” jelas Yulia.
Padahal, pandangan itu salah. Apalagi jika pengidap autisme dilatih dan dididik sejak kecil.
Mereka pun biasanya punya kemampuan istimewa dalam bidang tertentu. Bahkan, kemampuan itu terkadang jauh lebih hebat dari mereka yang tidak mengidap autisme.
Ia pun berharap persepsi publik yang salah terhadap autisme bisa berubah. Sehingga, mereka paham dan tidak lagi memberi stigma negatif terhadap pengidap autisme.
Bersama PUSPPA Suryakanti, Yulia terus berusaha memberikan edukasi ke masyarkat seputar autisme dengan berbagai cara. Salah satunya pernah dilakukan adalah sosialisasi seputar autisme di car free day (CFD). (bud)
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…