Ilustrasi sampah/Dani
Kabarbandung.id – Bank Sampah RW 04, Kelurahan Nyengseret, Kecamatan Astanaanyar memberikan penawaran menarik bagi para warga yaitu menukar sampah dengan sembako.
Namun tidak sembarangan sampah yang bisa diterima melainkan hanya berjenis anorganik. Sampah ini dihargai Rp 2.500 setiap kilogramnya.
Pengelola Bank Sampah, Sudeni (43) mengatakan setiap nasabah bisa menabung atau menyimpan saldo hingga sampah yang dikumpulkan dapat memenuhi harga sembako.
“Misalnya kita butuh beras, 1 kilogram beras itu harganya Rp12.500, namun saldo nasabah belum mencukupi. Tidak masalah, berasnya ambil, nanti kurangnya bisa diberikan sampai batas waktu yang sudah ditentukan,” jelasnya.
Sudeni mengungkapkan, selama satu tahun berjalan, Bank Sampah RW RW 04, kelurahan Nyengseret Kecamatan Astanaanyar telah memiliki 80 nasabah. Para nasabahnya didominasi oleh kaum ibu.
?Setiap hari, disela-sela kesibukannya, mereka mengumpulkan sampah plastik seperti bekas botol meminum, kardus ataupun sampah plastik lainnya,? katanya.
Sudeni mengatakan langkah ini diambil demi menggaungkan Program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan dan Manfaatkan sampah) dan membuat warga berperan aktif mengurangi volume sampah di Kota Bandung.
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…