Categories: HEADLINEKABAR KOTA

Usai Ditata, PKL Cicadas Akan Dibina

Kabarbandung.id – Setelah penataan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal terus mendampingi para Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Cicadas. Pemkot Bandung akan membantu promosi kawasan tersebut agar dapat meningkatkan pengunjung.

“Tentu akan kita bantu promosikan kawasan ini. Karena ini bisa menjadi destinasi wisata baru Kota Bandung,” ujar Pelaksana Harian Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.

“Mungkin kita bisa juga gelar acara-acara di sini yang dapat mengundang pengunjung dan calon pembeli,” imbuhnya.

Menurutnya, penataan kawasan Cicadas juga merupakan upaya Pemkot Bandung untuk meningkatkan kesejahteraan PKL. Para PKL harus bisa naik kelas menjadi pengusaha. Oleh karenanya, selain promosi,

“Kita kasih pelatihan juga biar naik kelas. jadi mereka tidak selamanya menjadi PKL,” kata Yana.

Kendati demikian, Yana mengingatkan para PKL untuk bisa menjaga kebersihan di kawasan yang telah tertata. pasalnya bakal ada “punishment” bagi para PKL yang tidak menjaga kebersihan. Salah satunya bahkan melarang PKL berjualan selama beberapa hari.

“Jadi nanti setiap kelompok harus menjaga kebersihan di sekitar lapaknya. Kalau ternyata ada sampah, mereka bisakita larang untuk berjualan selama 3-4 hari,” tegas Yana.

Oleh karenanya, Yana berharap, para PKL bersama dengan warga juga bisa menjaga kebersihan di kawasan Cicadas.

“Harus ada rasa memiliki. Mari kita jaga kebersihan,” ujarnya.

Takhanya itu, Yana juga menegaskan Pemkot Bandung bakal menindak parkir-parkir liar. Para pedagang dan calon pembeliharus memarkirkan kendaraannya di tempat-tempat yang telah disediakan.

“Kalau tidak, kita akan kempeskan atau diderek,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum PKL Cicadas, Suherman mengungkapkan, para PKL sagat antusias terkait dengan penataan. Pasalnya, para PKL memang telah menantikan penataan sejak lama.

“Rencana penataan sudah ada sejak lama. Tetapi baru sekarang terealisasi. Setelah kita bertemu Kang Yana (Yana Mulyana), berdialog, ada proses tawar menawar, akhirnya ada kesepakatan. PKL sangat senang,” akunya.

Suherman mengatakan, para PKL Cicadas pun memahami jika penataan ini hanya bersifat sementara. Karena para PKL juga memahami tentang aturan.

“Kita paham ini sementara sebelum ada relokasi. Relokasi memang membutuhkan waktu dan biaya. kami pun siap jika memang suatu saat nanti direlokasi,” ujar Suherman.

Kurniawan

Recent Posts

Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…

2 tahun ago

Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…

2 tahun ago

Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…

2 tahun ago

Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…

2 tahun ago

Anies Minta Rakyat Riang Gembira di Pemilu 2024

BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…

2 tahun ago

Golkar Rapat Konsolidasi di Bandung Dihadiri 3 Ribu Saksi TPS

BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…

2 tahun ago