Categories: KABAR KOTA

Pemkot Masih Kaji Pembentukan BPBD

Kabarbandung.id – Pemkot Bandung tengah mengaji ulang Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK). Hal itu karena ada beberapa dinas yang memiliki beban terlalu berat.

?DPKP3 (Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, Pertanahan, dan Pertamanan), misalnya. Ada banyak hal yang diurus, bebannya terlalu besar,? ujar Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.

Wakil wali kota mengatakan, salah satu kajian yang sedang dilakukan adalah terhadap lembaga khusus yang menangani kebencanaan. Sebagaimana diketahui, dinas yang menangani bencana di Kota Bandung berada di bawah Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB). Namun kini Pemkot Bandung berencana untuk membuat satu struktur khusus untuk menangani bidang itu.

Struktur yang dimaksud adalah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Namun Bagian Organisasi dan Pendayagunaan Aparatur Daerah (Orpad) masih mengkaji organisasi secara keseluruhan.

?Sebetulnya Pak Wali (Kota) sudah memerintahkan Orpad untuk membuat dinas tersendiri untuk penanggulangan bencana, terpisah dari Diskar PB. Memang kajiannya masih di bagian Orpad,? tuturnya.

Gagasan tersebut bermula karena Pemkot Bandung menilai potensi kebencanaan di Kota Bandung juga cukup besar. Tidak hanya kebakaran, namun bencana seperti gempa tektonik, longsor, dan banjir juga harus menjadi perhitungan.

?Memang selama masih ada stigma bahwa Bandung mah aman dari bencana. Padahal potensi bencana di Kota Bandung itu sebetulnya besar,? ucapnya.

Salah satu bencana besar yang mengancam adalah adanya sesar lembang. Menurut para ahli, jika Sesar Lembang bergerak sehingga menyebabkan gempa berkekuatan 6-7 skala Ritcher, dampak di Kota Bandung akan jauh lebih dahsyat. ?Kota Bandung bisa habis, bisa rata,? ujarnya.

Oleh karena itu, masyarakat perlu diberikan pemahaman dan edukasi tentang mitigasi bencana sedini mungkin. Jangan sampai ketika bencana terjadi, mereka tidak bisa menyelamatkan diri mereka sendiri.

Okan

Recent Posts

Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…

2 tahun ago

Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…

2 tahun ago

Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…

2 tahun ago

Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…

2 tahun ago

Anies Minta Rakyat Riang Gembira di Pemilu 2024

BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…

2 tahun ago

Golkar Rapat Konsolidasi di Bandung Dihadiri 3 Ribu Saksi TPS

BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…

2 tahun ago