Bandung – Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sudah cukup lama terbengkalai. Stadion ini dinilai perlu segera diaktivasi.
Jika diaktivasi, di kompetisi musim depan Persib Bandung bisa kembali bermain di sana sesuai tujuan awal dibangunnya GBLA. Sebab, Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung tak bisa dipakai karena akan direnovasi.
Dukungan aktivasi GBLA pun datang, salah satunya dari GBLA Lovers. Aristomuhaji, Penasehat GBLA Lover, menyatakan, komunitasnya mendukung semua pihak agar bisa menyetujui penggunaan stadion kebanggaan Kota Bandung itu. Sebab, kondisi bangunan dianggap memiliki kelaikan guna.
“Bagi mereka yang menyatakan bahwa GBLA itu tidak aman mungkin harus dipertanyakan,” kata Aris, sapaan akrabnya.
Aris telah mendengar langsung penjelasan dari Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana soal berbagai langkah Pemkot Bandung dalam mengupayakan aktivasi dan pemanfaatan GBLA. Ia pun sepakat dengan Pemkot Bandung, persoalan GBLA harus segera dituntaskan.
Pemkot Bandung sendiri telah mengantongi berbagai hasil kajian dari para ahli tentang kelaikan GBLA, termasuk dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yang menyatakan bahwa GBLA aman digunakan.
Ada pun penurunan tanah yang selama ini dikhawatirkan oleh pihak-pihak tertentu, Aris mengungkapkan, hal itu memang kondisi yang sudah diantisipasi. Itu tidak akan mengganggu struktur utama bangunan.
“Sekarang sudah jelas surat dari Kementerian PUPR yang menyatakan bahwa stadion itu layak digunakan. Makanya, yang jadi masalah itu memang ada penurunan selama 15 tahun, pasti akan terjadi penurunan tanah di luar struktur utama,” jelasnya.
“Saya kira GBLA bisa digunakan. Tinggal keberanian saja untuk menggunakan itu. Karena itu sudah dilakukan uji ilmiah,” imbuhnya.
Sementara itu, Yana mengapresiasi dukungan yang diberikan GBLA Lovers. Ia memastikan, langkahnya sejalan dengan komunitas yang terus mengawal aktivitas GBLA itu.
“Kami sudah siap dengan segala prosesnya. Bahkan untuk kerja sama pemanfaatan dengan pihak ketiga sudah akan kami fasilitasi. Namun kami tidak ingin ada cacat aturan dalam prosesnya. Saat ini, bolanya bukan di kami. Tetap prosedur administratif harus ditempuh,” jelas Yana.
Saat ini Pemkot Bandung tengah menunggu langkah dari PT. Adhi Karya dan kepolisian untuk mengeluarkan dokumen yang bisa digunakan Pemkot untuk mengaktivasi GBLA.
“Kita semua menunggu,” ucap Yana. (bud)
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…