Bandung – Warga keturunan Tionghoa yang beragama Khonghucu punya cara tersendiri dalam bersyukur. Setahun sekali, mereka melaksanakan Wan Fuk.
Wan Fuk adalah kegiatan sembahyang di vihara yang diakhiri pembakaran satu set pakaian berbahan kertas berlapis warna emas. Pakaian dari kertas ini adalah sumbangan dari umat.
Kegiatan Wan Fuk ini salah satunya terlihat di Vihara Dharma Ramsi, Kota Bandung, pada Selasa (14/1/2020) siang. Diawali dengan berdoa, Wan Fuk ditutup dengan membakar persembahan tersebut di tungku khusus di dalam vihara.
“Wan Fuk ini dilaksanakan setahun sekali. Ini dilaksanakan sebagai ungkapan syukur dan terima kasih (kepada para dewa),” kata Asikin, relawan Vihara Dharma Ramsi.
Setiap tahun, Wan Fuk selalu digelar di Vihara Dharma Ramsi. Pelaksanaannya biasanya sekitar dua pekan sebelum perayaan Imlek.
Sementara untuk menyambut Imlek, Vihara Dharma Ramsi sudah melakukan kegiatan seperti bersih-bersih. Sehingga, vihara sudah bersih secara bertahap sejak beberapa waktu lalu.
“Nanti tanggal 19 (Januari) akan ada pembersihan rupang (patung dewa). Tanggal 22-23 (Januari) ada pemasangan lilin dan tanggal 24 (Januari) pukul 24.00 WIB lilin akan dinyalakan,” jelas Asikin. (bud)
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…