Bandung – Polda Jabar terus melakukan penyelidikan terkait keberadaan ‘Sunda Empire yang mengklaim sebagai kerajaan.
Dua orang yaitu pemimpin “Sunda Empire” berinisial NB, dan anggotanya berinisial A telah menjalani pemeriksaan.
“Dia menyebut dirinya Perdana Menteri, berinisial NB, dan salah satu anggotanya berinisial A,” kata Kabidhumas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Saptono Erlangga seperti dilansir dari Antara.
Selain itu, Saptono mengatakan pihaknya juga telah memeriksa seorang staf dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) karena kampus tersebut pernah menjadi tempat berkegiatan “Sunda Empire”.
Dia menegaskan demi kepentingan penyelidikan Polda Jabar akan melibatkan budayawan Sunda untuk membantu mencari titik terang sejarah yang diklaim oleh perkumpulan “Sunda Empire” tersebut.
“Nanti akan kita cek, kita teliti, bersama teman-teman dari ahli sejarah, budayawan Sunda, kan yang menyampaikan ini katanya ada sertifikat dari NATO (pakta pertahanan atlantik utara),” ujarnya.
Sebelumnya, unggahan video tentang “Sunda Empire” sempat beredar pada Kamis (16/1) malam. Sejumlah konten mengenai “Sunda Empire” itu menyebar ke masyarakat melalui media sosial. Salah satu video yang tersebar, berisi tentang sejumlah orang yang mengenakan atribut seperti militer lengkap dengan topi baret. Salah satu dari mereka ada yang berorasi tentang masa pemerintahan negara-negara yang akan berakhir pada 2020.
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…