Categories: HEADLINEKABAR KOTA

Bandung Perangi Bullying pada Anak

Bandung – Kota Bandung punya cara khusus untuk memerangi bullying alias perundungan. Ada beberapa langkah yang dilakukan.

Pihak terdepan yang melakukan perang terhadap bullying ini adalah Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM). Salah satu langkahnya adalah melakukan pendekatan ke lingkungan sekolah.

Dengan cara ini, berbagai pihak di sekolah diharapkan paham soal apa itu perundungan, pencegahan, dan penanganannya. Harapan besarnya, bullying tak lagi terjadi di sekolah.

Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Bandung di Jalan Ibrahim Adjie Nomor 84 siap menjadi tempat penanganan korban bullying. Di sini dihadirkan psikolog dan konselor untuk melayani konsultasi masyarakat korban bullying, termasuk menangani pelaku bullying.

?Bagi orang tua yang kebingungan dengan sikap anak lantaran kerap menjadi pelaku bullying bisa berkonsultasi ke P2TP2A Kota Bandung. Nanti tim kita bisa melakukan assesment dan tindakan untuk menangani korban bullying, bahkan ada pengacara untuk mendampingi korban,? kata Sekretaris DP3APM Irma Nuryani di Balai Kota Bandung, Kamis (6/2/2020).

Irma mengaku terus menyosialisasikan dan mendorong terciptanya sekolah ramah anak kepada para pengawas, pemilik, ataupun kepala sekolah. Sampai saat ini sudah ada 414 sekolah ramah anak di Kota Bandung, dari tingkat SD dan SMP.

?Ramah anak mulai lingkungan infrastruktur termasuk orang di seluruh lingkungan sekolah. Di beberapa sekolah sudah memulai anak yang akan masuk itu salam pada guru dan dibelai oleh gurunya, supaya ada sentuhan kasih sayang. Lalu ada ?icebreaking? sebelum sekolah supaya ada ikatan kebersamaan dan emosional terjalin dengan baik,? ucap Irma.

Irma memaparkan, lingkungan sekolah menjadi tempat yang rentan terjadi bullying. Sehingga, pihaknya juga memberi pemahaman kepada sekolah agar lebih intensif memerhatikan kondisi anak didiknya, terlebih apabila timbul gelagat terjadinya bullying.

Menurut Irma, salah satu ciri yang harus dicermati dari anak korban bullying yakni jika terjadi perubahan sikap menjadi lebih pendiam. Perubahan sikap ini menjadi dampak paling berbahaya akibat dari bullying verbal, ketimbang bullying non verbal atau kekerasan fisik yang tampak secara kasat mata.

?Ini semacam sebab-akibat, karena awalnya mereka di-bully tapi reaksinya mencari kekuatan lebih akhirnya dengan mem-bully orang lain. SMP ini yang rawan karena di SMP ini mulai saling mengejek lalu di grup WA saling menghina dan biasanya dilanjut dengan perkelahian di luar sekolah,? jelasnya.

Selain itu, Irma mengungkapkan DP3APM juga melakukan pendekatan kepada para orang tua. Dia mengimbau agar orang tua jangan sampai menelantarkan anaknya atau malah menjadi pelaku bullying, justru harus menjadi orang yang pertama memerhatikan perilaku anaknya.

Irma menekankan agar orang tua harus menjalin komunikasi secara intens bersama anaknya ketika berada di rumah. Sehingga menjadi bekal untuk berkoordinasi dengan pihak sekolah guna berbagi peran dalam mengawasi kondisi anak.

?Kita juga menyosialisasikan kepada orang tua agar selalu memerhatikan reaksi dan kondisi anak ketika pulang sekolah. Kita menekankan agar anak diajak bercerita supaya apa saja yang terjadi di sekolah agar orang tua bisa tahu,? tegasnya.

?Kami juga meminta bantuan dimana anak sekolah yang melakukan bullying atau ada yang menjadi korban, jangan segan orang tua laporkan itu kepada kepala sekolah. Selain itu, lapor ke UPT P2TP2A ke 022-7230876,? tandas Irma. (bud)

Budiana

Recent Posts

Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…

2 tahun ago

Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…

2 tahun ago

Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…

2 tahun ago

Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…

2 tahun ago

Anies Minta Rakyat Riang Gembira di Pemilu 2024

BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…

2 tahun ago

Golkar Rapat Konsolidasi di Bandung Dihadiri 3 Ribu Saksi TPS

BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…

2 tahun ago