Categories: KABAR JABAR

Cara Pemkab Purwakarta Dekat dengan Warga

Purwakarta – Sejak 15 Tahun lalu, Pemkab Purwakarta memiliki program unggulan dalam peningkatan pelayanan publik.

Program itu bernama ‘Gempungan’. Program ini bahkan sudah dianggap tradisi oleh masyarakat di wilayah itu.

Belakangan, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menginovasikan program itu agar memiliki ceruk efektivitas lebih lebar. Yakni, selain pelayanan publik, agenda mingguan tersebut juga berisi kegiatan bertema ‘Tali Kasih untuk Warga’.

Seperti yang tampak di Desa Wanawali, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta pada Rabu (11/03/2020). Pemerintah Kabupaten Purwakarta menyediakan bantuan beras bagi warga yang tidak mampu di desa tersebut. Selain itu, paket telur dan susu pun turut dibagikan untuk warga yang membutuhkan.

?Kita rutinkan, saya malah lupa lagi ini titik yang ke berapa. Akan tetapi, dalam setiap minggu yakni setiap Hari Rabu, kita berikan bantuan beras, telur dan susu bagi warga. Orientasinya, warga Purwakarta harus terbebas dari stunting. Angka stunting kita tergolong kecil. Tentu, target Purwakarta zero stunting kita terus upayakan,? kata Anne dalam rilis yang diterima Kabarbandung.id.

Dijelaskan Anne, setiap bulan terhitung sebanyak 36 ton beras dan 10 ton dibagikan untuk warga. Selain itu, puluhan ribu paket susu siap minum pun termasuk dalam skema bantuan gratis itu.

?Kebutuhan minum susu anak-anak Purwakarta harus terpenuhi. Kali ini bersifat stimulus, sebelum nanti kita siapkan program yang sifatnya berkelanjutan. Intinya, mereka harus tumbuh menjadi anak-anak istimewa,? ujarnya.

Tetap Berorientasi Pelayanan
Meski begitu, tambah Anne, pelayanan publik tetap menjadi fokus utama kebijakan dirinya lima tahun ke depan. Setelah kemarin menandatangani MoU Mal Pelayanan Publik, dia juga berharap kegiatan Gempungan menyumbangkan percepatan layanan birokrasi.

?Ujung tombaknya nanti dua, Mal Pelayanan Publik dan Gempungan ini. Jadi, tidak ada alasan, tidak ada celah berkelit bagi para birokrat untuk tidak melayani masyarakat. Gempungan punya 11 layanan utama. Mal Pelayanan publik lebih lagi. Satu bersifat top down, satu lagi bersifat bottom up,? ujarnya.

Manfaat kegiatan Gempungan sudah dirasakan oleh masyarakat Purwakarta. Ria Alfiani (26) misalnya, merasa terbantu berkat program pemerintah tersebut. Menurut dia, dirinya tidak perlu lelah mengantre di loket pelayananan kependudukan untuk mendapatkan dokumen yang dia perlukan.

?Tadi ikutan di sini. Alhamdulillah, gak lama kok. Kami selaku warga dilayani dengan baik,? katanya. (bud)

Budiana

Recent Posts

Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…

2 tahun ago

Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…

2 tahun ago

Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…

2 tahun ago

Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…

2 tahun ago

Anies Minta Rakyat Riang Gembira di Pemilu 2024

BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…

2 tahun ago

Golkar Rapat Konsolidasi di Bandung Dihadiri 3 Ribu Saksi TPS

BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…

2 tahun ago