Wali Kota Bandung Oded M. Danial. (Humas Kota Bandung)
Bandung – Wali Kota Bandung Oded M. Danial berharap BPJS Kesehatan tetap bisa memberikan layanan prima meski kenaikan tarif iurannya dibatalkan Mahkamah Agung (MA).
Seperti diketahui, MA mengabulkan judicial review Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2015 tentang Jaminan Kesehatan. Dengan begitu, MA telah membatalkan kenaikan iuran BPJS kesehatan per 1 Januari 2020.
Di satu sisi, Oded mengaku bersyukur karena penurunan tarif itu karena bisa meringankan warganya membayar premi asuransi. Dengan begitu, masyarakat lebih mudah menjangkau akses jaminan kesehatan.
?Saya sebagai kepala daerah mah alhamdulillah. Berarti warga masyarakat tidak diberatkan,? ujar Oded di Kantor Kejaksaan Negeri Kota Bandung, Rabu (11/3/2020).
Namun di sisi lain, Oded juga berharap, ada jalan terbaik bagi BPJS Kesehatan agar tetap bisa menjalankan operasionalnya dengan baik. Pasalnya, keberadaan BPJS Kesehatan sangat penting agar jaminan kesehatan yang selama ini dinikmati oleh sebagian besar masyarakat Indonesia bisa tetap dirasakan.
Oded menyadari, pembatalan kenaikan tarif itu bisa berdampak besar bagi keberlangsungan lembaga itu. Jika BPJS Kesehatan kolaps, jaminan kesehatan rakyat Indonesia bisa terganggu.
?Kami di Pemkot Bandung menunggu arahan dari pemerintah pusat. Kami mendukung langkah pemerintah pusat. Semoga segera ada jalan terbaik, BPJS Kesehatan bisa tetap hadir. Terpenting hak-hak masyarakat bisa terpenuhi,? ujar Oded. (bud)
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…