Bandung Menjawab. (Humas Kota Bandung)
Bandung – Kegiatan Bandung Menjawab yang rutin digelar dua kali dalam sepekan kini tampil beda. Tak ada wartawan atau massa yang bisa menyaksikannya langsung.
Hal itu terlihat dalam Bandung Menjawab edisi Selasa (17/3/2020). Jika biasanya digelar di Ruang Media Balai Kota Bandung atau Taman Sejarah, kini dialihkan ke Ruang Rapat Bagian Humas Setda Kota Bandung.
Cara berbeda ini dilakukan sesuai dengan arahan pemerintah dan Surat Edaran Wali Kota Bandung yang berisi imbauan untuk mengantisipasi virus corona. Sehingga, Bandung Menjawab hanya berisi pemaparan para narasumber.
Meski begitu, publik tetap bisa menyaksikan berbagai informasi yang disampaikan narasumber. Caranya dengan menyaksikan melalui live Instagram dan channel Youtube Humas Kota Bandung.
Masyarakat dan wartawan yang mengikuti siaran langsung tersebut bisa mengajukan pertanyaan di salah satu platform yang diikuti. Pertanyaan itu kemudian akan dijawab narasumber saat sesi tanya jawab.
Kepala Bagian Humas Setda Kota Bandung Sony Teguh Prasatya mengatakan langkah tersebut diambil karena menyikapi arahan dari pemerintah pusat yang disampaikan Presiden dan ditindaklanjuti Wali Kota Bandung yang menentukan kebijakan terkait meminimalisir penyebaran COVID-19.
“Dengan adanya Surat Edaran Wali Kota Bandung Nomor 443/SE.030-Dinkes ada poin yang berisikan secara umum menyikapi kondisi kota terkait Virus Corona. Sehingga Humas Kota Bandung menaati hal tersebut dan membuat solusi agar tidak ada kerumuman yang biasanya terjadi di Bandung Menjawab,” kata Sony.
Menurutnya, hal tersebut merupakan upaya memperlihatkan kepatuhan dan ketaatan dari Humas Kota Bandung kepada pimpinan baik dari Pusat mau pun wali kta guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan Pemerintahan Kota Bandung tanpa meniadakan pelayanannya.
“Kita turut merespon dengan serius terkait kondisi ini, dengan melindungi dari risiko ke banyak pihak, mulai staf Bagian Humas, para ASN yang bertugas sebagai narasumber, juga rekan-rekan media yang menjadi partner dan mitra yang bekerjasama dalam mengeksplor dan menginformasikan topik yang ada di Bandung Menjawab,” ucap Sony.
Selain itu, Sony, Bandung Menjawab secara daring tersebut untuk memanfaatkan teknologi yang ada pada era 4.0. Apalagi Kota Bandung termasuk sebagai smart city.
“Kita akan adakan Bandung Menjawab dengan daring ini sampai waktu yang ditentukan di surat edaran, namun bisa saja konsep ini dilanjutkan dan diterapkan terus jika dirasa lebih optimal dan bisa lebih efektif,” pungkas Sony. (bud)
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…