Categories: HEADLINEKABAR KOTA

Siapkan Bantuan untuk Warga Terdampak Corona

Bandung – Pemkot Bandung telah menginventarisasi penduduk miskin yang diperkirakan ikut terdampak dengan pembatasan aktivitas selama pendemi virus corona atau COVID-19.

Para warga tersebut akan memperoleh bantuan dari Pemkot Bandung. Menurut Sekda Kota Bandung Ema Sumarna, bantuan yang tengah dipersiapkan Pemkot Bandung ini berupa bantuan pangan.

Kebutuhan pokok keseharian yang bakal dibagikan telah disiapkan baik oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkot Bandung ataupun berkoordinasi dengan pihak swasta.

?Kita terus berkoordinasi dengan jajaran vertikal untuk mengkaji regulasi pembagian bantuan kepada penduduk miskin yang terdampak pendemi virus coronna. Dengan begitu, bantuan bisa diberikan secara aman tanpa terbentur dengan aturan,? kata Ema.

?Tentunya kita akan suport apa yang sudah diarahkan Pak Gubernur. Sita sebetulnya untuk pemikiran naturanya Pak Wali Kota sudah menginventarisasi pos dari mana saja, apakah itu Baznas, kepedulian pengusaha atau SKPD berkaitan dengan itu seperti Dinsosnangkis, Dispangtan dan Disdagin itu kita persiapan,? imbuhnya.

Seperti diketahui, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan Pemerintah Provinsi akan memberikan bantuan sebesar Rp500 ribukepada warga rawan miskin. Yakni, warga yang terdampak pendemi virus corona sehingga kondisi perekonomiannya menurun dan terancam masuk ke kategori rawan miskin.

Ema mengungkapkan skema yang sudah dirancang oleh Pemkot yakni mempersiapkan bantuan pangan. Khususnya bagi masyarakat yang ikut terdampak pendemi virus corona dan tidak masuk dalam program bantuan pemerintah sebelumnya.

?Warga yang jadi fokus itu desil 3 (rentan miskin) dan desil 4 (rentan miskin), karena desil 1 (sangat miskin) dan 2 (miskin) masyarakat yang sudah masuk kategori miskin sudah terlindungi dengan PKH (Program Keluarga Harapan) itu setiap bulan mereka melalui e-warung mendapatkan,? jelasnya

Masih menurut Ema, Pemkot Bandung saat ini mengantisipasi kategori warga mampu yang kondisi perekonomiannya terancam menurun karena ikut terdampak pendemi virus corona. Sementara mereka tidak diberikan bantuan apapun sebelumnya lantaran belum masuk kategori warga miskin.

?Jumlahnya kalau total itu ada 130.000an KK. Tapi yang sudah aman itu yang 60.000 KK, kita memikirkan sisanya,? katanya. (bud)

Budiana

Recent Posts

Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…

2 tahun ago

Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…

2 tahun ago

Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…

2 tahun ago

Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…

2 tahun ago

Anies Minta Rakyat Riang Gembira di Pemilu 2024

BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…

2 tahun ago

Golkar Rapat Konsolidasi di Bandung Dihadiri 3 Ribu Saksi TPS

BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…

2 tahun ago