Categories: HEADLINEKABAR KOTA

Tak Bergejala, Tak Perlu Ikut Tes COVID-19

Bandung – Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Rita Verita mengimbau warga agar tak perlu panik dengan hadirnya virus SARS Cov-2 (virus corona) di Kota Bandung.

Kendati telah ditemukan kasus positif, namun bukan berarti semua orang harus mengikuti tes cepat yang dilaksanakan pemerintah.

Rita mengatakan, pihaknya melakukan klasterisasi kepada warga yang perlu dan tidak perlu dites. Ia memprioritaskan tenaga kesehatan dan Orang dalam Pemantauan (ODP) untuk dites lebih dulu. Selain itu, orang-orang yang pernah berkontak dengan pasien positif Covid-19 juga akan diprioritaskan.

?Sesuai arahan Gubernur Jawa Barat dan Wali Kota Bandung, prioritas tes itu kepada tenaga kesehatan untuk melindungi mereka. Lalu ODP dan orang-orang yang berkontak atau berinteraksi dengan pasien positif Covid-19,? jelas Rita.

Rita menegaskan, di luar kelompok tersebut tidak perlu dites. Hal tersebut merespon banyaknya permintaan tes dari masyarakat yang sehat dan tidak memiliki riwayat kontak dengan pasien positif.

Bagi orang yang tidak bergejala, ia hanya perlu menjaga agar tubuhnya tetap sehat dengan menjaga kekebalan tubuh dengan gizi seimbang dan hidup bersih.

?Kalau tidak bergejala tidak usah dites. Selain karena alat tesnya terbatas, kita juga perlu mengutamakan tenaga kesehatan yang akan berjuang di lini depan. Mohon semua orang bisa mengerti,? imbaunya.

Saat ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung baru menerima 1.000 alat tes dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sedangkan 1.763 lainnya akan dikirim kemudian. Dinkes juga telah mendistribusikan alat-alat tes itu ke puskesmas-puskesmas yang di lingkungannya terdapat ODP.

?Nanti teknisnya kami serahkan ke tiap-tiap puskesmas. Boleh petugas kesehatan yang door to door ke ODP, atau merekanya diundang ke puskesmas dengan tetap mempertimbangkan keamanan. Silakan saja. Tapi petugas kesehatannya yang lebih dulu dites,? bebernya. (bud)

Budiana

Recent Posts

Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…

2 tahun ago

Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…

2 tahun ago

Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…

2 tahun ago

Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…

2 tahun ago

Anies Minta Rakyat Riang Gembira di Pemilu 2024

BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…

2 tahun ago

Golkar Rapat Konsolidasi di Bandung Dihadiri 3 Ribu Saksi TPS

BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…

2 tahun ago