Bandung – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta para pengelola pendidikan dan pelatihan (diklat) menggelar simulasi. Hal itu sebagai syarat para pengelola membuka kembali diklat.
Simulasi sebagai bentuk kesiapan dalam penerapan protokol kesehatan saat pelatihan.
“Evaluasi AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) ini, kita akan coba relaksasi beberapa kegiatan inklusi dan pelatihan yang membutuhkan tatap muka atau kerja praktik,” ujarnya usai meresmikan masjid Al Aman di Bandung City View 2, Kecamatan Mandalajati, Minggu (26/7/2020).
Ia mencontohkan, pelatihan tata boga memerlukan praktik.
“Karena pelatihan tata boga itu teorinya iya (dikuasai), tetapi di satu momen tertentu harus juga dipraktikkan. Sama seperti tata rias rambut,” kata Yana.
Atas hal itu, Yana meminta untuk Dinas Pendidikan (Disdik) memantau simulasi bagi para pengelola pelatihan tersebut.
“Saya minta Disdik untuk melakukan monitoring dan simulasi. Bagaimana penerapan mereka terhadap standar protokol kesehatan yang ketat termasuk physical distancing-nya,” katanya. (bud)
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…