Kedatangan vaksin Sinovac di Bandara Soekarno-Hatta (dok. Biro Pers Setpres)
Bandung – Pemkot Bandung akan melakukan pelatihan kepada 23 ribu tenaga kesehatan di Kota Bandung yang telah mendaftar program vaksinasi Covid-19. Para nakes ini termasuk bagian dari penerima 43 ribu dosis vaksin Covid-19 yang diberikan PT Bio Farma.
Nantinya para vaksinator akan melakukan vaksinasi massal di 180 tempat yang telah disediakan meliputi rumah sakit, puskesmas dan klinik kesehatan.
“Pelatihan tenaga vaksinator, itu kita pun sudah ada. Lalu tempat, tempat yang nanti yang dipakai untuk vaksinasi ada 180, di antaranya di Rumah Sakit, Puskesmas, dan Klinik,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna.
Ema mengatakan tahap pertama penyuntikan vaksin dilakukan sesuai dengan kebijakan pusat yaitu diberikan kepada SDM kesehatan. Mereka adalah orang-orang yang bekerja di dalam ruang lingkup kesehatan.
Pemerintah pusat berencana akan melakukan kick off penyuntikan pertama pada 14 Januari mendatang.
Terkait vaksin Covid-19 Ema mengatakan saat ini vaksin belum diserahterimakan dan masih disimpan di gudang penyimpanan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Tapi dosis vaksin belum masuk ke kita, masih di gudangnya Jabar. Tapi kita sudah menyiapkan storage itu, pokoknya kalau ini dikirim kita sudah siap,” katanya.
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…