Bandung – 13 orang meninggal dunia dan 27 orang dinyatakan hilang akibat longsor yang terjadi di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.
Masyarakat diminta untuk waspada dan mengungsi ke daerah yang lebih aman karena longsor susulan masih berpotensi terjadi.
Koordinator Mitigasi Gerakan Tanah PVMBG Kementerian ESDM Agus Budianto mengatakan lokasi longsor membuat tempat tersebut kini menjadi jalur air ditambah hujan deras membuat potensi longsor semakin besar.
“Artinya semua aktivitas perlu dievakuasi, memperhatikan hujan, dan ini jalur air, ini bisa kebawa ke bawah (tanah longsoran),” kata Agus seperti dilansir dari Antara.
Selain itu, menurutnya peristiwa serupa juga berpotensi terjadi di wilayah lainnya seperti pemukiman yang terletak pada lahan miring. Karena menurutnya hujan diprediksi akan terus turun hingga bulan Mei mendatang.
“Nanti ini bisa terjadi di wilayah dengan pola yang sama, apalagi dengan kontur seperti itu,” kata Agus.
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…