Categories: KABAR KOTA

Faktor Kunci Hindarkan Keluarga dari Narkoba

Peredaran narkoba tak cukup hanya sebatas dengan penindakan. Langkah pencegahan justru tak kalah penting dilakukan. Salah satunya dengan memperkuat ketahanan keluarga.

Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengatakan, ketahanan keluarga merupakan pondasi untuk membangun benteng dari pengaruh narkoba. Kuncinya, pola komunikasi yang klop antara orang tua dan anak harus terjaga.

“Yang efektif ini bagaimana kita membangun ketahanan keluarga. Ketika partikel sosial dari keluarga menjadi kuat, ini menjadi bagian dari upaya kita penceghan narkoba di tanah air,” ucap Oded.

Menurutnya, dari temuan data di lapangan, sasaran utama peredaran narkoba kini menyasar anak-anak usia remaja. Sehingga, kedekatan hubungan keluarga menjadi sangat penting

Sebab, tak sedikit dari anak-anak usia remaja yang terjerat narkoba akibat terdampak masalah di keluarganya. Untuk itu, formulasi ketahanan keluarga dibutuhkan sebagai modal dasar dalam menangkal bahaya narkoba.

“Bagi para orang tua ini memang sasaran paling empuk dari anak-anak kita,” cetusnya.

Di saat bersamaan, Oded memastikan Pemkot Bandung tidak akan terlena melupakan sejumlah persoalan sosial di tengah usaha keras berjibaku menangani COVID-19. Di antaranya juga konsen untuk berperang menekan peredaran narkoba di Kota Bandung.

Sebagai kota modern dan sibuk oleh beragam aktivitas, Oded tidak memungkiri apabila di saat pandemi COVID-19 ini masih ada oknum masyarakat yang bergelut dalam dunia narkoba. Baik sebagai pengedar ataupun menjadi pengguna.

Untuk itu, Oded menyatakan Pemkot Bandung bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) akan terus bersinergi. Sekalipun saat pandemi COVID-19 melanda, namun pengaruh buruk narkoba pun jangan sampai diabaikan.

“Peredaran narkoba di tengah masa pandemi ini memang angka menunjukan tidak pernah surut. Di satu sisi kita sedang menghadapi musibah covid tapi di sisi lain masih ada oknum masyarakat yang mempergunakan barang haram ini sehingga tidak pernah turun,” katanya.

“Tentu saja pemerintah dalam hal ini BNN telah berupaya maksimal untuk menghentikan peredarannya,” bebernya.

Oded mengungkapkan, sebanyak 79 dari 151 kelurahan di Kota Bandung secara bertahap telah melengkapi regulasi yang berkaitan dengan fasilitasi program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Narkotika (P4GN).

Bahkan, kelurahan diantaranya ditetapkan sebagai percontohan pelaksanaan Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar) pada 2020 lalu.

Memasuki tahun 2021 ini, Pemkot Bandung rencananya bakal mencanangkan 20 kelurahan untuk melaksanakan program Kelurahan Bersinar.

“Salah satunya yang kita apresiasi P4GN, kami di Kota Bandung Alhamdulillah dalam merespon positif program ini. Sudah memiliki program bersinar dan insyaallah ini akan dilaksanalan di seluruh wilayah,” katanya.

Budiana

Recent Posts

Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…

2 tahun ago

Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…

2 tahun ago

Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…

2 tahun ago

Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…

2 tahun ago

Anies Minta Rakyat Riang Gembira di Pemilu 2024

BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…

2 tahun ago

Golkar Rapat Konsolidasi di Bandung Dihadiri 3 Ribu Saksi TPS

BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…

2 tahun ago