Gubernur Jabar Ridwan Kamil. (Humas Jabar)
Selama enam pekan berturut-turut, Kabupaten Karawang masuk zona merah kasus COVID-19 dengan jumlah kumulatif sebanyak 9.575 kasus.
Bahkan hingga kini, sebanyak 1.166 orang masih menjalani perawatan alias masih berstatus positif.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta Pemerintah Kabupaten Karawang untuk melakukan evaluasi terkait penanganan COVID-19 agar semakin membaik.
“Ada beberapa hal yang harus dievaluasi terkait penanganan COVID-19 di Karawang,” katanya.
Dari hasil analisa, beberapa faktor diketahui menjadi penyebab tingginya kasus COVID-19 di Karawang terutama masalah laporan.
“Setelah dievaluasi bersama, kenaikan kasus COVID-19 di Karawang terjadi karena lambatnya laporan soal adanya kasus terkonfirmasi positif di lingkungan industri dan kampus. Keterlambatan tersebut yang mengakibatkan proses ‘tracing’ tertunda,” kata gubernur.
Ridwan Kamil juga meminta Satgas COVID-19 Karawang untuk menaikan presentase bed dari 898 ke 1.200.
Ia juga meminta Pemkab Karawang mengecek kembali apakah masih ada rumah sakit yang belum berkontribusi melayani atau merawat pasien COVID-19.
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…