Categories: SERBA SERBI

Fakta di Balik Asumsi Orang Berkacamata Dianggap Pintar

Orang yang memakai kacamata kerap diasumsikan sebagai lebih pintar daripada mereka yang tak berkacamata. Benarkah asumsi ini?

Pada tahun 2018, terdapat sebuah?penelitian?yang hendak mengidentifikasi mengapa?kecerdasan?dapat muncul pada gen tertentu. Penelitian tersebut melibatkan sekitar 300.000 peserta yang diharuskan menjawab soal agar para peneliti dapat menentukan tingkat kecerdasan mereka.

Para peserta yang mengikuti penelitian tersebut memiliki keturunan nenek moyang yang berasal dari negara-negara di Eropa dengan rentang usia 16-102 tahun. Pada kelompok ini terlihat bahwa mereka memiliki tingkat kecerdasan 28% lebih tinggi, dan membutuhkan kacamata atau lensa kontak. Selain itu, lebih dari 32% peserta menderita rabun jauh (miopi).

Akan tetapi, penelitian ini masih sangat terbatas karena semua pesertanya berasal dari negara di Eropa. Akibatnya, sulit memperkirakan kecerdasan manusia yang berasal dari benua lain selain Eropa, seperti di Indonesia atau negara-negara di Asia Tenggara lainnya.

Hal tersebut dikarenakan terdapat perbedaan antara orang Eropa dan Asia, mulai dari latar belakang budaya, wilayah geografis, dan iklim juga ikut berpengaruh. Oleh karena itu, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui dengan pasti mengapa orang berkacamata terlihat lebih pintar.

Mengapa Orang Membutuhkan Kacamata?
Pada dasarnya, tidak semua orang berkacamata ingin terlihat pintar dan menggunakannya semata bagian dari?fashion. Alasan utama mereka memakai benda tersebut adalah?penglihatan yang buruk.

Banyak gangguan penglihatan yang membutuhkan kacamata, mulai dari rabun dekat, rabun jauh, hingga presbiopia atau penglihatan buram?terutama saat membaca karena faktor usia di atas 40 tahun.

Faktor penyebabnya pun beragam, tetapi karena kini sudah memasuki era komputer, kebanyakan orang mulai memakai kacamata karena terlalu sering menggunakan komputer.

Maka itu, perlu dipahami buka berarti orang yang berkacamata pasti pintar atau memiliki kecerdasan di atas rata-rata.

Bila Anda mengalami beberapa gejala di bawah ini, mungkin Anda membutuhkan kacamata sebagai pendukung indera penglihatan Anda.

– Penglihatan buram dan kabur
– Sakit kepala
– Merasakan sakit pada daerah sekitar mata
– Sensitif terhadap cahaya terang
– Harus menyipitkan mata agar dapat melihat
– Penglihatan berbayang
– Memiliki kesulitan saat menyetir

Budiana

Recent Posts

Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…

2 tahun ago

Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…

2 tahun ago

Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…

2 tahun ago

Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…

2 tahun ago

Anies Minta Rakyat Riang Gembira di Pemilu 2024

BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…

2 tahun ago

Golkar Rapat Konsolidasi di Bandung Dihadiri 3 Ribu Saksi TPS

BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…

2 tahun ago