Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna menegaskan tidak ada istilah jumlah ideal tempat isolasi mandiri bagi Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 di Kota Bandung.
Menurutnya, hal terpenting Pemerintah Kota Bandung secara preventif harus mempersiapkan hal tersebut agar tidak terjadi kekacauan psikologi orang-orang.
“Misalnya nanti banyak orang yang terpapar, kemudian tempat berkurang, ya lebih baik kita antisipatif preventif saja,” katanya.
Ema memastikan, saat ini Pemkot Bandung juga terus mengutamakan angka kasus yang ditekan. Walau pun ada penambahan tempat isolasi mandiri dan tidak dipergunakan tidak akan jadi masalah.
“Untuk ruang isolasi itu ada tiga tempat dan itu pun tidak full semua, tapi kita antisipasi,” katanya.
“Kemudian kita juga dorong supaya ada tempat isolasi mandiri di masing-masing wilayah di Kecamatan,” lanjutnya.
Dari informasi yang didapatkan, Ema mengatakan dari 30 Kecamatan di Kota Bandung, baru 9 Kecamatan yang lolos dan memenuhi standar setelah dilakukan verifikasi dan validasi oleh Tenaga Kesehatan.
“Ini sedang kita maksimalkan agar tiap Kecamatan minimal ada 1 tempat isolasi mandiri yang representatif dan bisa dimanfaatkan oleh warga. Idealnya 1 tiap Kelurahan. Tapi kita pun tidak mudah mendapatkan fasilitas seperti itu,” ucapnya.
Ema mencontohkan, ada satu tempat di RW 09 Kecamatan Rancasari yang telah memenuhi standar. Di sana kekompakkan masyarakat pun sangat luar biasa.
Hal itu bisa menjadi barometer atau tolak ukur tempat isolasi mandiri di tingkat wilayah.
“Jadi setiap kecamatan bisa belajar ke sana bahwa tempat itu paling representatif. Dan itu sangat dibutuhkan apabila kebijakan yang akan dibahas nanti terkait karantina wilayah oleh Presiden akan diterapkan di Kota Bandung,” ucapnya.
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…