Categories: KABAR KOTA

Sengketa Ayah-Anak di Bandung Berujung Mediasi?

Sidang mediasi kasus anak menggugat ayahnya di Pengadilan Negeri (PN), Rabu (3/2/2/2021), kemungkinan berujung damai. Meskipun belum ada kesepakatan di antara keduanya, kasus ini sudah menemukan solusi.

Hal itu dibenarkan Musa Darwin Pane, kuasa hukum Deden (anak yang menggugat ayahnya). Dia mengatakan, sidang mediasi yang berlangsung dua jam sudah mengarah ke perdamaian.?Hakim mediasi pun masih menjajaki poin-poin perdamaian tersebut.

“(Perdamaian) masih dalam tahap finalisasi,” katanya.

Musa mengakui, kliennya belum bisa memenuhi salah satu poin perdamaian yang diajukan Koswara (ayah Deden) yang meminta Deden, Ajid, dan Mochtar, mencium kaki serta bersujud di hadapan Koswara.

“Pada intinya sudah ada titik damai dan saling memaafkan. Sebagai itikad hendak berdamai, Pak Deden mau cabut spanduk di lokasi,”ujarnya.

Terpisah, Bobby Herlambang Siregar menyebutkan, kliennya Koswara sepakat merumuskan poin-poin damai yang bisa disepakati pada mediasi pekan depan.

“Belum damai karena kami ingin keamanan klien kami yakni Pak Koswara terjamin,” katanya.

Dalam sidang mediasi itu, Koswara datang ke pengadilan dengan cara digotong oleh menantunya. Diketahui, Koswara sedang sakit dengan riwayat stroke.

Dalam kasus ini, Koswara bersama dua anaknya, Imas dan Hamidah, ketua RT, PT PLN, dan BPN Kota Bandung, menjadi tergugat. Sementara Deden dan istrinya Nining bertindak sebagai penggugat. Deden pun tampak hadir.

Usai sidang, keduanya pulang menggunakan kendaraan berbeda. Tak ada saling sapa antara ayah dan anak tersebut.

Kasus bermula saat Koswara sebagai pewaris tanah seluas 4.000 meter persegi di Jalan AH Nasution, menyewakan sebagian tanah yang dipakai bangunan pertokoan kepada Deden sejak 2012.

Pada 2019, Deden memperpanjang kontrak sewanya senilai Rp8 juta ke Koswara. Namun, uang sewa dikembalikan oleh Koswara dengan alasan tanahnya hendak dijual untuk dibagikan ke ahli waris lainnya.

Deden keberatan, kemudian menggugat RE Koswara yang tak lain ayahnya untuk mengganti kerugian sekitar Rp3,2 miliar.

Dery F.G

Recent Posts

Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…

2 tahun ago

Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…

2 tahun ago

Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…

2 tahun ago

Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…

2 tahun ago

Anies Minta Rakyat Riang Gembira di Pemilu 2024

BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…

2 tahun ago

Golkar Rapat Konsolidasi di Bandung Dihadiri 3 Ribu Saksi TPS

BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…

2 tahun ago