(foto: net)
Seorang tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Garut mengalami kejang dan pingsan usai menerima vaksin COVID-19, Selasa (2/2/2021) kemarin.
Sekretaris Dinkes Kabupaten Garut, Leli Yuliani mengatakan dari hasil pemeriksaan sementara pihaknya menduga nakes yang pingsan akibat kelelahan.
“Ini lagi dicari tahu penyebabnya, kemungkinan karena kelelahan, karena dia habis jaga malam, sekarang masih dirawat,” katanya.
Saat ini nakes salah satu rumah sakit swasta tersebut masih mendapat perawatan intensif.
Dinkes Garut telah membentuk tim Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) untuk mencari tahu penyebab pingsannya nakes dengan cara memeriksa kesehatan secara keseluruhan.
“Dinkes Kabupaten Garut sudah membentuk tim KIPI, nanti mereka pada saatnya akan memberikan keterangan lebih jelas,” katanya.
Kabupaten Garut mendapatkan 12.200 dosis vaksin COVID-19 pada tahap pertama yang diprioritaskan untuk unsur pimpinan daerah dan tenaga kesehatan tersebar di seluruh puskesmas, klinik, dan rumah sakit.
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…