Categories: SERBA SERBI

Ladies, Ini Bahayanya Gunakan Kuku Palsu

Bagi wanita, kuku yang cantik akan menjadi daya pikat tersendiri. Selain itu, kuku yang indah juga bakal membuat seseorang lebih percaya diri.

Penggunaan kuku palsu pun kerap dijadikan solusi bagi mereka yang ingin terlihat lebih cantik. Namun, penggunaan kuku palsu ini ternyata punya sisi berbahaya.

Kuku palsu sendiri ada punya bahan yang berbeda-beda, yaitu seperti gel, akrilik, dan silk. Dari ketiga bahan itu, kuku palsu berbahan akrilk adalah yang paling populer.

Secara umum, kuku palsu sebenarnya tergolong aman. Namun, tetap saja ada faktor risiko atau sisi berbahaya jika penggunaannya tidak hati-hati atau berlebihan.
1. Rusaknya Kuku Asli
Proses pemasangan kuku, khususnya yang berbahan akrilik, mengharuskan kuku asli dikikir. Setelah itu, kuku akan dilapisi bahan kimia. Proses ini akan membuat kuku asli jadi semakin tipis.

Selain itu, bila Anda ingin melepasnya, proses menghapus kuku palsu berbahan akrilik ataupun gel juga bisa membuat kuku semakin tipis.

Biasanya, kuku akan direndam dalam aseton selama 10 menit atau lebih. Paparan bahan kimia tersebut bisa membuat lapisan kuku Anda semakin kering.

Jika hal ini dilakukan secara terus-menerus tanpa perawatan yang tepat, kuku menjadi sangat rapuh dan mudah patah.

2. Infeksi
Menurut Lawrence E. Gibson, M.D, seorang ahli kesehatan kulit di Mayo Clinic menyebutkan bahaya pakai kuku palsu. Meski jarang terjadi, kuku palsu bisa meningkatkan risiko infeksi pada kuku.

Pemakaian kuku akrilik, menyebabkan adanya celah kuku. Area tersebut sangat mudah lembap, sehingga memungkinkan bakteri dan jamur berkembang. Jika kondisi ini terus berlanjut, infeksi bakteri dan jamur bisa terjadi.

Infeksi bakteri pada kuku Anda, akan menyebabkan kuku merah, bengkak, dan bernanah. Sementara, infeksi jamur akan membuat kulit sekitarnya jadi gatal, kuku berubah menjadi kekuningan dan mudah rapuh.

3. Alergi
Beberapa orang tertentu mungkin alergi terhadap bahan dari kuku palsu. Bahan kimia yang ada di dalamnya akhirnya bisa mengiritasi.

Jika Anda termasuk orang dengan kulit sensitif, salah satu bahaya kuku palsu yang kemungkinan akan terjadi adalah timbulnya reaksi alergi, misalnya kuku memerah, gatal, dan bengkak.

Cara Aman Memakai Kuku Palsu
Meski ada sisi berbahaya, risiko negatif untuk kuku asli bisa diminimalisir kok. Apa saja yang perlu dilakukan?
– Jangan terlalu sering menggunakan kuku palsu. Sesekali biarkan kuku Anda bersih dari cat, gel, ataupun akrilik. Manfaatkan penggunaan kuku palsu hanya untuk menghadiri acara tertentu, seperti pernikahan, pesta, atau acara lain, bukan penggunaan sehari-hari.
– Pilih salon kuku yang menggunakan sinar LED untuk mengeringkan kuku gel buatan ketimbang sinar UV. Sinar LED memancarkan radiasi yang lebih rendah dibanding sinar UV.
– Minta petugas salon untuk tidak memangkas kutikula saat kuku dibersihkan sebelum pemakaian kuku palsu. Kutikula melindungi kuku dan kulit sekitarnya dari infeksi. (hellosehat.com)

Budiana

Recent Posts

Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…

2 tahun ago

Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…

2 tahun ago

Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…

2 tahun ago

Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…

2 tahun ago

Anies Minta Rakyat Riang Gembira di Pemilu 2024

BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…

2 tahun ago

Golkar Rapat Konsolidasi di Bandung Dihadiri 3 Ribu Saksi TPS

BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…

2 tahun ago