Categories: KABAR JABAR

Petani Milenial Juara: Ubah Wajah Pertanian Jabar

Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat berupaya mengubah sektor pertanian dengan menggagas Petani Milenial Juara. Program tersebut diharapkan menarik minat generasi milenial untuk membawa perubahan pada sektor pertanian masa depan.

Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jabar Benny Bachtiar menyatakan, sektor pertanian saat ini belum menjadi magnet pekerjaan bagi generasi milenial di Jabar.

“Hal tersebut berdampak pada rendahnya produktivitas pangan di Jabar. Hampir 75 persen petani di Jabar sudah berusia 45 tahun,” ucap Benny.

Berdasarkan hasil survei pertanian antar sensus (sutas) 2018 yang dilakukan Badan Pusat Statistik, jumlah petani di Jabar mencapai 3.250.825 orang.

Dari jumlah tersebut, petani yang berusia 25-44 tahun hanya 945.574 orang atau 29 persen. Kondisi tersebut tentu memberikan efek domino bagi sektor pertanian di Jabar.

Benny mengatakan, selain untuk menarik minat generasi milenial, Petani Milenial Juara bertujuan menumbuh kembangkan kewirausahaan muda pertanian di Jabar.

“Kami ingin menciptakan pertanian maju, mandiri, dan modern. Kemudian, program tersebut diharapkan dapat mengurangi masalah pengangguran sekaligus mengubah wajah pertanian menjadi pertanian modern dan berbasis teknologi,” ucapnya.

Sejumlah bantuan pun akan diberikan Pemda Provinsi Jabar dalam program Petani Milenial Juara. Pertama adalah peminjaman lahan garapan seluas 2.000 meter persegi selama kurun waktu dua tahun.

Bantuan permodalan lewat skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) pun akan diberikan. Termasuk pendampingan penanaman dari para penyuluh pertanian di lapangan.

Menurut Benny, Pemda Provinsi Jabar akan mencari offtaker atau pembeli. Dengan begitu, petani muda dapat berkolaborasi dengan offtaker mengenai komoditas apa yang mesti dihasilkan.

“Sudah dijamin pasarnya karena sudah ada Perjanjian Kerja Sama antara pelaku usaha sehingga komoditas akan disesuaikan dengan permintaan,” katanya.

Benny juga mengatakan, teknologi 4.0 akan dimanfaatkan dalam program Petani Milenial Juara. Ia menyebut bahwa implementasi teknologi menjadi dasar pembinaan petani milenial. Dengan pemanfaatan teknologi, diharapkan produktivitas petani milenial dapat meningkat.

Okan

Recent Posts

Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…

2 tahun ago

Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…

2 tahun ago

Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…

2 tahun ago

Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…

2 tahun ago

Anies Minta Rakyat Riang Gembira di Pemilu 2024

BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…

2 tahun ago

Golkar Rapat Konsolidasi di Bandung Dihadiri 3 Ribu Saksi TPS

BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…

2 tahun ago