Ilustrasi PSBB. (Humas Kota Bandung)
Sejumlah jalan di Kota Bandung ditutup oleh Polrestabes Bandung dan Pemkot Bandung demi membatasi mobilitas masyarakat agar menekan angka penularan COVID-19.
Sejumlah jalan yang ditutup itu mayoritas berada di kawasan pusat kota, antara lain Jalan Asia Afrika, Jalan Braga, Jalan Merdeka, Jalan Ir H Djuanda (Dago), Jalan Gatot Subroto, dan sejumlah ruas jalan raya lainnya.
Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan selain menekan angka penularan COVID-19, jumlah kejahatan jalananpun ikut menurun bahkan hingga 80 persen .
“Kalau satu minggu itu bisa lima sampai enam kasus, sekarang sebulan hanya satu atau dua, penutupan jalan itu jadi salah satu faktor juga,” katanya di Polrestabes Bandung.
Dengan penutupan jalan itu, mobilitas para pelaku kejahatan dapat dibatasi. Sehingga, kata dia, kesempatan pelaku kejahatan dapat dicegah.
Namun, kata dia, tidak menutup kemungkinan tindakan kejahatan itu pun dapat terjadi di pinggiran kota. Karena menurutnya tindakan kejahatan berawal dari niat dan juga kesempatan.
“Memang kalau sudah ada niat dan kesempatan itu kita mencegah, tidak adanya kesempatan bagi para pelaku,” kata Ulung.
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…