Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Ema Sumarna mengingatkan seluruh unsur kewilayahan untuk memperhatikan kesiapan melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM).
Pasalnya, PSBM kali ini harus mengutamakan pengajuan dari wilayah atau “buttom up”, sehingga semua sarana dan prasarananya harus disiapkan wilayah.
“Daya dukung fasilitas itu harus memadai,” ujarnya di sela- sela meninjau Kecamatan Lengkong, Rabu 17 Februari 2021.
“PSBM itu bottom up, makanya komitmen dulu di wilayah sebelum mengajukan,” tambahannya.
Ema mengatakan, setiap wilayah idealnya memiliki tempat isolasi mandiri dan posko, hal tersebut demi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan
“Di masing-masing wilayah idealnya ada isoman, intinya memenuhi standar kesehatan,” katanya.
Tak hanya sarana, ia menegaskan, semua unsur harus ikut mengawasi pelaksanaan PSBM termasuk masyarakat. “Pengawasan ini harus semua turun. Paritisipasi masyarakat penting,” tuturnya.
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…