Categories: KABAR KOTA

Keren, Kampung di Bandung Punya Piring Bicara

Inovasi di sejumlah wilayah Kota Bandung terus bermunculan, terutama terkait Buruan Sae. Mulai dari pengelolaan, konsumsi sampai pemanfaatannya.

Kali ini di Kampung Tjibarani Kelurahan Ledeng Kecamatan Cidadap memanfaatkan hasil Buruan Sae dikemas menjadi Piring Bicara.

Piring Bicara yaitu masakan ala restoran yang dibuat oleh warga. Warga membuat masakan sesuai permintaan atau pesanan restoran. Sesuai menu yang ada pada restoran tersebut. Bahan-bahannya berasal dari hasil panen Buruan Sae.

“Piring bicara salah satu hasil produk kami. Bisa disajikan dan disuplai ke restoran,” ujar salah satu inisiator Kampung Tjibarani, Irsan.

Irsan mengungkapkan, program ini mampu memberikan inovasi bagi warga untuk mengolah makanan kelas menengah ke atas.

“Karena potensi di sini banyak restoran dan cafe. Menu biasa saja bisa dikemas dalam sajian yang mewah,” ucapnya.

Ia berharap program Buruan Sae mampu menyuplai samapi ketingkat atas, sehingga menghasilkan nilai ekonomis.

“Buruan Sae mampu menyuplai dari bawah sampai atas. Setiap hotel, restoran atau cafe itu bisa menyajikan menu yang dimilikinya dari hasil tanaman Buruan Sae,” katanya.

Selain itu, menurut Irsan, hal itu sekaligus menyampaikan pesan mengenai Buruan Sae sampai kepada masyarakat. Sehingga para pengunjung restoran mengetahui program Pemerintah Kota Bandung dalam pengelolaan sayur dan tanaman.

“Terpenting makanan yang masuk, pesannya bisa diterima dan dipahami. Bahwa Buruan Sae merupakan pola pengelolaan sayuran dari masyarakat,”ujarnya.

Saat ini, Piring Bicara baru menyuplai 2 restoran. Namun, ia optimis akan terus berkembang dan bisa menyuplai lebih banyak.

“Saat ini baru awal, belum suplai banyak dan benar terintegrasi. Jadi kami datang ke hotel atau restoran, ngobrol istilahnya test food. Menu apa aja yang tersedia, nanti kita coba buat,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengapresiasi inovasi yang tengah dilakukan.

Ia mengungkapkan, di masa pandemi covid-19 ini masyarakat harus mampu berinovasi mengikuti zaman.

“Semua harus berknovasi. Zaman sekarang tidak punya inovasi, siap-siap ketinggalan,” katanya.

Ia berpesan agar program Piring Bicara terus berkembang. Sehingga mampu memiliki nilai ekonomi, bisa dimanfaatkan warga dan memanfaatkan lahan menjadi produktif.

“Ketahanan pangan di Kota Bandung ini bisa terjaga,” ujarnya.

Okan

Recent Posts

Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…

2 tahun ago

Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…

2 tahun ago

Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…

2 tahun ago

Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…

2 tahun ago

Anies Minta Rakyat Riang Gembira di Pemilu 2024

BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…

2 tahun ago

Golkar Rapat Konsolidasi di Bandung Dihadiri 3 Ribu Saksi TPS

BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…

2 tahun ago