Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan sebanyak 6,599 juta jiwa petugas pelayanan publik dan lansia menjadi sasaran vaksinasi COVID-19 tahap kedua.
Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Jawa Barat (Jabar) Daud Achmad mengatakan saat ini Pemprov Jabar menerima 127.070 vial vaksin.
Bagi tenaga kesehatan yang belum divaksin karena tertunda atau belum mendapatkan vaksin COVID-19 dosis pertama atau yang kedua akan menerima vaksinasi yang didrop pusat untuk tahap kedua di Jabar.
Dia mengatakan dengan kondisi tersebut maka pemerintah kota/kabupaten harus tepat dalam menentukan prioritas penerima vaksin sasaran kedua.
Selain itu, pihaknya juga tidak memungkiri akan terjadi dinamika dan dia berharap pengiriman vaksin tahap kedua dari pusat lancar dan cepat agar mempengaruhi pada kecepatan penyerapan vaksin sesuai dengan sasarannya.
“Tentunya kami dari Pemprov Jabar siap melayani vaksinasi dengan mengadakan berbagai pertemuan dengan dinas kesehatan, kependudukan dan kordinasi dengan TNI Polri,” kata dia.
“Dasarnya, ada tempat layanan kesehatan seperti puskesmas ada juga yang berbasis institusi. Dan sudah ada 10.250 juru vaksin yang siap bertugas, belum lagi juru vaksin dari TNI dan Polri,” kata dia.
Vaksinasi COVID-19 tahap pertama di Jabar dengan sasaran tenaga kesehatan belum tuntas seluruhnya dan hingga Kamis (25/2/2021).
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…