Sebanyak 66.385 tenaga pendidik di Jawa Barat yang meliputi non-ASN pendidik, tenaga pendidik termasuk satpam sekolah, dan ASN guru bakal menjalani vaksinasi COVID-19.
Kadisdik Jabar Dedi Supandi mengatakan hal tersebut dilakukan sebagai bentuk persiapan belajar tatap muka yang bakal dilakukan Juli 2021 mendatang.
“kita usulkan total vaksin 66.385 dari Disdik Jabar dan kita target 100 persen (selesai vaksinasi sebelum Juli 2021),” katanya dalam Talkshow Teras Radjiman, Rabu (10/3/2021).
Rencananya proses vaksinasi akan dimulai pada pertengahan Maret ini dan dilakukan di sekolah yang ruangan ideal atau tempat lainnya.
Selain itu kantor Disdik Jabar yaitu di Aula Radjiman akan di sulap menjadi sentra pusat untuk monitoring dan vaksinasi tenaga pendidik di wilayah Bandung Raya.
“Jika penyelenggara vaksinasi membutuhkan tempat dari puskesmas, silakan menggunakan aula sekolah, silakan kita welcome untuk dijadikan tempat sebagai vaksinasi guru,” katanya.
Berdasarkan data yang dihimpun dari sistem informasi disdik, saat ini terdapat 2.800 sekolah di Jabar yang mengajukan untuk menggelar tatap muka. Namun, dari hasil verifikasi tim pemantau, hanya 627 sekolah yang benar-benar siap, namun memiliki kendala dalam menerima sinyal internet.
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…