(foto: net)
Bus maut dalam kecelakaan di Tanjakan Cae, Sumedang, menyisakan cerita sejumlah korban selamat. Salah seorang korban selamat mengungkapkan detik-detik sebelum bus tersebut terperosok ke jurang sedalam 25 meter.
Korban bernama Hafid Alfariz menceritakan, sebelum terperosok ke jurang, rem bus mengalami blong. Hafid yang duduk di deretan kursi belakang sempat panik saat mengetahui rem bus tersebut blong.
“Saya kaget, remnya blong,” ungkap Hafid kepada wartawan saat menjalani tindakan medis di Puskesmas Wado, Rabu (10/3/2021).
Hafid menceritakan, bus sedang dalam perjalanan pulang menuju Subang setelah melaksanakan study tour dari Pangandaran. Rombongan juga sempat melakukan ziarah di Cibiuk dan Pemijatan, Tasikmalaya.
Dalam kecelakaan itu, Hafid mengalami luka-luka di bagian tangan, kaki, dan kepalanya.
Hafid merupakan salah satu rombongan dari SMP IT Al Muawanah, Cisalak Subang.
Sementara itu, Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengatakan, peristiwa kecelakaan bus tersebut terjadi di Tanjakan Cae.
Menurut dia, bus itu merupakan bus pariwisata yang ditumpangi oleh rombongan peziarah. Diduga, bus oleng sebelum akhirnya terperosok ke jurang.
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…