Categories: KABAR KOTA

Bandung Bisa Bebas ODF Dengan Beberapa Syarat

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tetap konsen menciptakan kota sehat bebas ODF (Open Defecation Free) 100 persen. Di antaranya dengan melaksanakan berbagai kegiatan sosialisasi yang berfokus kepada mengubah perilaku masyarakat untuk tidak membuang air besar sembarangan.

Ketua Forum Bandung Sehat (FBS) Kota Bandung, Siti Muntamah Oded mengungkapkan, upaya sosialisasi terkait perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan suatu bentuk keseriusan Kota Bandung untuk menghadirkan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Untuk itu wajib kepada seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan, partisipasi, sekaligus melakukan penyadaran secara mandiri untuk memenuhi kriteria hadirnya kota sehat,” katanya.

Pemkot Bandung telah menertibkan bangunan liar di daerah bantaran sungai, serta mendorong setiap kewilayahan untuk menciptakan inovasi Bangkasep (Bangga Kagungan Septictank).

Di samping itu, terang Siti, dalam menciptakan kota sehat maka perlu dukungan dari sarana prasarana yaitu dengan menghadirkan 100 persen akses sanitasi yang layak.

Artinya seluruh keluarga di Kota Bandung harus memiliki akses terhadap jamban sehat dan tidak menyalurkan pembuangan kotorannya ke sungai atau hutan.

“Maka kami akan betkolaborasi dengan semua pihak yang ada di kota Bandung, mulai dari dunia usaha seperti mall-mall, pusat-pusat perbelanjaan ditambah juga dengan jasa untuk ikut membantu melakukan intervensi sekaligus membangunkan sarana dan prasarana,” tuturnya.

Sehingga, meski saat ini akses sanitasi baru mencapai 69,01 persen, namun Siti yakin dengan semangat kolaborasi, inovasi dan gotong royong seluruh target akan tercapai.

Di tempat sama, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, dr Ahyani Raksanagara menyebutkan, untuk mempercepat mewujudkan kota bebas ODF, pihaknya telah melakukan perencanaan dan pemetaan wilayah dengan ODF tertinggi.

“Daerah mana yang harus digarap lebih cepat. Tapi kalau masalah hasil itu kita berproses,” tuturnya.

“Kita punya masalah ODF yang juga akan berdampak ke hal-hal lain seperti stunting dan juga ke yang lain. Jadi mari dukung sama-sama untuk menuju ODF 100%,” katanya.

Okan

Recent Posts

Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…

2 tahun ago

Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…

2 tahun ago

Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…

2 tahun ago

Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…

2 tahun ago

Anies Minta Rakyat Riang Gembira di Pemilu 2024

BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…

2 tahun ago

Golkar Rapat Konsolidasi di Bandung Dihadiri 3 Ribu Saksi TPS

BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…

2 tahun ago