Ilustrasi Macet (korlantas polri)
Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengimbau masyarakat Jabar untuk tidak mudik lebaran. Tujuannya untuk membatasi ruang gerak SAR-CoV-2, virus penyebab COVID-19.
Menurut Uu, Pemda Provinsi Jabar intens memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota di Jabar, dan pemerintah provinsi yang berbatasan langsung dengan Jabar.
Dengan kolaborasi dan koordinasi yang kuat, Pak Uu optimistis mobilitas masyarakat pada periode larangan mudik, yakni 6-17 Mei 2021, dapat ditekan.
?Apakah itu jalur mudik yang berskala jalan protokol, jalan nasional, jalan kabupaten/kota, jalan provinsi bahkan jalan desa pun ada yang menjadikan proyek prioritas dalam pemantauan mudik,? katanya
Uu berharap masyarakat Jabar mengikuti kebijakan pemerintah soal larangan mudik sebagai upaya pencegahan penularan COVID-19. Selain itu, katanya, kasus COVID-19 pun kerap mengalami peningkatan usai libur panjang.
?Oleh karena itu diusahakan ikuti aturan pemerintah. Ingat tidak ada aturan pemerintah kecuali untuk kemaslahatan,? ucapnya.
?Maka saya berharap masyarakat bisa ikut apa yang dikatakan, dilarang mudik intinya,? imbuhnya.
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…