Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengakui vaksinasi terhadap warga lanjut usia (lansia) membutuhkan pengananan sedikit berbeda dengan warga lainnya. Sehingga perkembangan vaksinasinya tak secepat terhadap usia produktif.
“Ini butuh ‘treatment’ khusus terhadap lansia. Beberapa punya hambatan. Seperti nanti ada yang asmanya akut, itu butuh treatment dulu untuk menormalkan,” ungkap Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.
Tak hanya itu, Yana menyebut, vaksinasi kepada lansia membutuhkan pendamping khusus. Termasuk alat kesehatan yang memadai saat pelaksanaan vaksinasi.
“Ini juga butuh pendampingan dan fasilitas kesehatan,” tuturnya.
Yana mengungkapkan, hingga saat ini vaksinasi kepada lansia baru mencapai 29,5 persen. Menurutnya, membutuh inovasi agar terjadi akselerasi.
“Target tenaga pendidik itu 50 persen lebih, kalau lansia baru 29,5 pesen,” katanya.
“Ini butuh inovasi jemput bola atau kepala UPT Puskesmas mau jemput bila datang ke lansia. Meskipun nanti inovasi jemput bola, ketika datang itu fasilitas kesehatan harus komplit. Pascavaksin terhadap lansia itu beda,” jelas Yana.
Sementara itu, Camat Batununggal, Tarya menyampaikan target lansia di Kecematan Batununggal sekitar 3.000 orang.
Sedangkan target untuk tenaga pendidik sejumlah 1.688 orang.
“Insyaallah target ini tercapai. Kita akan coba beberapa inovasi seperti yang disarankan pak wakil. Jemput bola untuk lansia dan sebagainya,” katanya.
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…