Categories: KABAR KOTA

Reformasi Agraria Bisa Sejahterakan Masyarakat

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berharap reforma agraria melalui redistribusi tanah secara nyata dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Salah satu yang harus ditekankan dalam penyelesaian sengketa lahan adalah dalam kerangka kepastian hukum dan keadilan sosial,” jelas Yana.

“Tentunya kita sepakat untuk sama-sama menghindari konflik,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kantor BPN Kota Bandung, Andi Kadandio Alepuddin menyampaikan, GTRA yaitu organisasi lintas sektor yang bersifat sementara dan memiliki tugas memfasilitasi serta mendorong percepatan dan eksekusi program strategis nasional reforma agraria.

Menurutnya, hal itu meliputi penataan aset melalui legalisasi dan redistribusi tanah, penataan ekses, serta fasilitas atas penyelesaian sengketa dan konflik agraria.

“Berdasarkan tujuan dari gugus tugas reforma agraria, yaitu mengurangi ketimpangan penguasaan dan pemilikan tanah dalam rangka menciptakan keadilan serta menangani sengketa dan konflik agrari,” katanya.

Di kesempatan itu, hadir juga Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat, Yusuf Purnama.

Menurutnya, rakor GTRA merupakan rapat yang telah terjadwal. Setiap tahun membahas hal-hal yang krusial dan urgen terkait implementasi reforma agraria baik terhadap penataan aset.

Termasuk penataan akses maupun pola penyelesaian konflik agraria yang terjadi dan mengevaluasi penyelenggaraan reforma agraria tahun sebelumnya.

“Adapun lokasi Pilot Project lahan hasil reforma agraria Provinsi Jawa Barat Tahun 2021-2024 meliputi Desa Cibedug, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Desa Arjasari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. Desa Sukawargi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut,” ujarnya.

Adapun Capaian redistribusi tanah hingga tahun 2020 sebanyak 152.530 bidang. Target tahun 2021 yaitu 23.000 bidang di beberapa lokasi prioritas, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Garut, Kabupaten Ciamis.

“Untuk menjadi lokasi Pilot Project penguatan akses reform melalui kerjasama antara Kementerian ATR/BPN dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Program Petani Milenial,” tuturnya.

Okan

Recent Posts

Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…

2 tahun ago

Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…

2 tahun ago

Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…

2 tahun ago

Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…

2 tahun ago

Anies Minta Rakyat Riang Gembira di Pemilu 2024

BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…

2 tahun ago

Golkar Rapat Konsolidasi di Bandung Dihadiri 3 Ribu Saksi TPS

BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…

2 tahun ago