Categories: KABAR KOTA

Hadapi Bonus Demografi, Pemkot Bandung Hadirkan Sekolah Siaga Kependudukan

Setiap tahun jumlah penduduk terus bertambah. Bahkan pada tahun 2030-2040 Indonesia diprediksi mengalami bonus demografi, yaitu ketika masyarakat berusia produktif lebih banyak daripada non produktif.

Kondisi tersebut bisa menjadi bahaya dan ancaman jika tidak dipersiapkan dengan baik. Sehingga, perlu persiapan sejak dini agar bonus demografi bisa memberikan manfaat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat membuka acara Penguatan Kerja Sama Pelaksanaan Pendidikan Kependudukan Jalur Pendidikan Formal, di Hotel Grandia Jalan Cihampelas, Selasa 8 Juni 2021.

Yana mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Bandung yakni dengan memberikan pemahaman tentang masalah kependudukan terhadap generasi muda.

Di antaranya menghadirkan Sekolah Siaga Kependudukan melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung dan Dinas Pendidikan, untuk memberikan pemahaman kepada para siswa.

“Pemahaman yang baik terkait masalah kependudukan berpengaruh langsung terhadap laju pertumbuhan penduduk maupun angka fertilitas di kemudian hari,” ungkap Yana.

Menurutnya, sekolah siaga hadir membawa misi pembangunan kependudukan di masa depan. Program tersebut guna mewujudkan peningkatan kualitas pembangunan berwawasan kependudukan.

“Harus memulai dari tingkat SMP, sehingga akan menghasilkan SDM yang Berkualitas,” imbuhnya.

Di tempat sama, Kepala DPPKB Kota Bandung, Andri Darusman menjelaskan, Sekolah Siaga Kependudukan hadir membawa misi pembangunan kependudukan masa depan. Mengingat selama ini materi kependudukan belum terintegrasi di semua mata pelajaran.

Ketika siswa memiliki pemahaman yang baik terhadap masalah kependudukan, kata Andri, dapat mempengaruhi langsung terhadap laju pertambahan penduduk maupun angka vertilitas di masa yang akan datang.

“Ketika siswa-siswi sudah paham kependudukan, ke depannya pemerintah lebih mudah dalam menggencarkan program pengendaliaan penduduk,” terangnya.

Dery F.G

Recent Posts

Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…

2 tahun ago

Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…

2 tahun ago

Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…

2 tahun ago

Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…

2 tahun ago

Anies Minta Rakyat Riang Gembira di Pemilu 2024

BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…

2 tahun ago

Golkar Rapat Konsolidasi di Bandung Dihadiri 3 Ribu Saksi TPS

BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…

2 tahun ago