Categories: KABAR JABAR

Hasil Jaga Alam, Koperasi Klasik Beans Mampu Ekspor Kopi ke Perancis

Koperasi Klasik Beans mengekspor kopi tipika spesial arabika ke Perancis. Tak tanggung-tanggung, komunnitas petani kopi asal Kabupaten Bandung ini mengirimkan 19.500 Kg kopi.

Prestasi tersebut cukup membanggakan karena mampu mengekspor meski kondisi pandemi, ditambah sulitnya menjual barang ke luar negeri karena sulitnya mendapatkan jalur ekspedisi perkapalan atau kontainer.

Pelepasan ekspor kopi dilakukan Bupati Bandung Dadang Supriatna, Sabtu 30 Oktober 2021, di Lapangan Upakarti Pemkab Bandung. Turut mendampingi Ketua Umum Kadin Indonesia Provinsi Jabar Tubagus Raditya.

Menurut Dadang, prestasi yang ditunjukan Koperasi Klasik Beans ini merupakan awal baik bagi masyarakat Kabupaten Bandung yang harus ditindaklanjuti. Terlebih wilayah Kabupaten Bandung sangat menjanjikan karena dikelilingi pegunungan, luas area 17,6 ribu hektare, mayoritas 20 ribu hektare untuk lahan teh dan kopi.

“Sunda Hejo ini bisa menghasilkan 10 ton per bulan. Tentu Pemkab Bandung harus support. Saya akan datang ke lokasi perkebunannya, kita bantu. Ini langkah konkrit percepatan pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Dadang.

Dadang meminta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung untuk mengakomodasi komunitas kopi dengan memberikan kemudahan fasilitas, mulai administrasi dan perbankan.

“Kita akan membuat pabrik pusat kopi di Solokan Jeruk. Pelaku kopi dikumpulkan, lalu produksi bersama. Tahun 2022, kita akan berikan jaminan kepada petani dengan memberikan jaminan asuransi beri kepada petani Kabupaten Bandung,” jelasnya.

Uden Banu dari Koperasi Klasik Beans menjelaskan, pihaknya menganut metode Green Economy. Artinya proses menanam kopi dilakukan tanpa merusak hutan.

“Kopi tumbuh di pegunungan. Menanam kopi tidak perlu membabat hutan. Kita menjaga alam, lalu alam memberikan kepada kami berupa kopi tipikasi arabika yang terbaik,” ujarnya.

Uden menuturkan, para petani binaannya melakukan deforestasi atau membuat hutan di lahan kosong, kemudian baru menanam kopi. Ketika kopinya tumbuh dan berbuah, maka alam telah memberikan hadiah terbaik.

“Di kopi ada anggapan, makin bagus kopi ada di hutan atau di ketinggian. Tapi jangan merusak hutan. Kita sudah punya lahannya, misalnya di Leuweung Tiis Garut dan Puntang Cimaung,” jelasnya.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Jawa Barat Bidang Perdagangan Indriani mengatakan, sebenarnya Koperasi Klasik Beans telah melakukan ekspor sejak tahun 2009 lalu. Namun karena kondisi pandemi, ekspor sempat terhenti, dan baru sekarang bisa melakukannya ke Peeancis.

“Setiap bulan, koperasi ini bisa menghasilkan 10 ton per bulan, 80 persen untuk pasar lokal dan sisanya ekspor. Hari ini mereka keluar dari lubang, menunjukan bahwa Kabupaten Bandung punya potensi untuk spesialisasi tipika kopi,” kata Indri.

Indri mengapresiasi upaya Koperasi Klasik Beans yang menghasilkan kopi tetapi sambil menyelamatkan hutan. Para petani memiliki keyakinan bahwa hutan memberikan manfaat lebih ketika mereka juga menjaga huran.

Dery F.G

Recent Posts

Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…

2 tahun ago

Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…

2 tahun ago

Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…

2 tahun ago

Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…

2 tahun ago

Anies Minta Rakyat Riang Gembira di Pemilu 2024

BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…

2 tahun ago

Golkar Rapat Konsolidasi di Bandung Dihadiri 3 Ribu Saksi TPS

BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…

2 tahun ago