Categories: KABAR KOTA

Pembangunan Kota Bandung Butuh Partisipasi Warga

Pembangunan pada hakikatnya merupakan suatu upaya mengubah nasib bangsa menjadi lebih baik. Dalam pelaksanaannya, masyarakat tidak hanya menjadi obyek, tetapi juga menjadi subyek pembangunan.

Artinya masyarakat terlibat dalam pembangunan dan diberi ruang untuk berpartisipasi. Namun partisipasi tersebut sejatinya harus terencana melalui satu musyawarah yang baik sehingga kolaborasi antar pemerintah dengan masyarakatnya bisa menghasilkan sesuatu yang lebih terukur.

Hal tersebut diungkapkan Plt Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat memberikan sambutan pada kegiatan sosialisasi perencanaan partisipatif pembangunan masyarakat kelurahan (P3MK) dan perhitungan partisipasi masyarakat dalam pembangunan (P2MP) di Grand Pasundan Convention Hotel Jalan Peta, Kamis 16 Desember 2021.

“Sebab pemerintah tidak bisa membangun kotanya sendiri, butuh partisipasi dari berbagai kelompok masyarakat. Tapi tentunya partisipasi ini harus lewat perencanaan yang baik,” tuturnya.

Untuk itu, Yana berharap, melalui kegiatan tersebut mampu mendorong partisipasi kelompok masyarakat atau berbagai pihak yang ingin turut membantu pembangunan kota.

“Sehingga dengan kebersamaan ini dan juga partisipasi masyarakat yang lebih terencana kita bisa membangun Kota Bandung dari yang baik menjadi lebih baik,” harapnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra juga selaku Ketua Pelaksana, Asep Saeful Gufron mengungkapkan, kegiatan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para ketua LPM kecamatan dan ketua LPM kelurahan dalam menggali dan menyerap aspirasi masyarakat.

Selain itu, juga untuk meningkatkan sinkronisasi dan kolaborasi LPM dengan Pemkot Bandung dalam pelaksanaan program kegiatan kewilayahan.

“Serta untuk menggerakan dan menghimpun partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan di Kota Bandung,” tuturnya.

Pada kegiatan tersebut diikuti oleh 200 orang yang terdiri dari berbagai unsur, yakni unsur pemerintahan, paguyuban camat se-Kota Bandung, forum lurah, para ketua DPC LPM, serta para ketua LPM dari 151 kelurahan.

“Sehingga diharapkan akan menghasilkan terbentuknya pemahaman yang sama antara pengurus lpm di Kota Bandung terkait optimalisasi upaya penyerapan dan penyaluran aspirasi masyarakat,” ucap Asep.

Dery F.G

Recent Posts

Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…

2 tahun ago

Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…

2 tahun ago

Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…

2 tahun ago

Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…

2 tahun ago

Anies Minta Rakyat Riang Gembira di Pemilu 2024

BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…

2 tahun ago

Golkar Rapat Konsolidasi di Bandung Dihadiri 3 Ribu Saksi TPS

BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…

2 tahun ago