Kepala Seksi Pembinaan Jasa Usaha Pariwisata Disbudpar Kota Bandung Edward Parlindungan
Kabarbandung – Sekitar 200 tempat hiburan yang ada di Kota Bandung akan tutup sementara selama Ramadan tahun ini. Kebijakan itu terhitung sejak 4 Mei 2019.
Surat edaran pun sudah disebarkan ke pihak-pihak terkait. Tidak ada alasan, penutupan sementara itu harus dilakukan untuk menghormati Ramadan.
“Suratnya sudah kami sebar kepada sekitar 200 tempat hiburan di Kota Bandung, mereka akan mulai tutup pada 4 Mei pukul 18.00 WIB dan kembali buka 7 Juni pukul 18.00 WIB,” kata Kepala Seksi Pembinaan Jasa Usaha Pariwisata Disbudpar Kota Bandung Edward Parlindungan dalam Bandung Menjawab di Balai Kota Bandung, Kamis (2/5/2019).
Untuk memastikan tempat hiburan itu tutup selama Ramadan, Disbudpar bersama Satpol PP akan melakukan patroli rutin. Sanksi pun siap diberikan jika ada pengelola tempat hiburan yang ngotot membuka usahanya.
“Kalau masih ada yang buka, kami akan berikan teguran sampai pencabutan daftar usaha pariwisata kalau mereka membagkang,” tegas Edward.
Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mengambil tindakan sendiri jika menemukan ada tempat hiburan beroperasi saat Ramadan. Laporkan pada Disbudpar atau Satpol PP agar tempat hiburan yang bersangkutan ditindak.
“Jika masyarakat melihat ada yang masih buka, jangan lakukan tindakan sendiri. Kita dengan Satpol PP yang akan melakukan tindakan,” jelas Edward. (bud)
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…