Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan Didi Turmudzi. (Budiana/Kabarbandung.id)
Bandung – Pengurus Besar (PB) Paguyuban Pasundan mengambil sejumlah langkah untuk menyikapi virus corona yang kini jadi pandemi.
Dalam dua pekan, 118 sekolah hingga empat kampus di bawah PB Paguyuban Pasundan (Universitas Pasundan, STIE, STKIP, dan STH Pasundan) diliburkan selama dua pekan. Meski begitu, metode pembelajaran tetap dilakukan dengan menggunakan sistem online.
Kegiatan yang bersifat massal juga ditiadakan. Kunjungan dari dan ke luar negeri pun ditunda untuk sementara.
Salah satu kebijakan yang cukup menarik adalah akan dibuatnya hand sanitizer dan antiseptik secara mandiri. Itu karena saat ini kedua barang tersebut sulit didapatkan di pasaran.
“Karena sekarang ini memang di toko-toko juga sudah hampir sulit. Maka kita akan membuat tersendiri untuk itu karena kita punya teknologi pangan dan kita punya fakultas kedokteran. Insya Allah mereka pakar-pakar di bidangnya,” ujar Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan Didi Turmudzi, Senin (16/3/2020).
Hand sanitizer rencananya akan mulai diproduksi mulai Selasa (17/3/2020). Begitu juga dengan antiseptik lain berupa disinfektan. Nantinya, hasil pembuatan ini akan disebar ke seluruh unit di bawah Paguyuban Pasundan.
Sedangkan bagi unit yang lokasinya di luar Bandung, akan diberikan semacam tutorial. Sehingga, masing-masing unit bisa membuat secara mandiri tanpa perlu menunggu kiriman dari Bandung.
Selain itu, kebijakan yang cukup menarik lainnya adalan menggalang dana untuk membeli masker dan memberikannya kepada yang memerlukan di lingkungan Paguyuban Pasundan. Tapi, masker akan diberikan kepada mereka yang diproritaskan memang membutuhkannya.
Di luar itu, ada kebijakan utama yang dilakukan, yaitu membuat semacam buku acuan. Buku ini berisi berbagai langkah yang harus dilakukan seluruh unit di Paguyuban Pasundan dalam dua bulan ke depan untuk menyikapi virus corona.
“Buku tersebut akan kami cetak dan kami sebarluaskan dan menjadi acuan bagi seluruh keluarga besar Paguyuban Pasundan,” ucap Didi. (bud)
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…