Categories: SERBA SERBI

Bunuh Diri Massal Paling Mengerikan Sepanjang Sejarah

Dalam sejarah manusia kisah sekte People’s Temple atau Kenisah Rakyat dianggap sebagai salah satu kejadian paling kelam karena lebih dari 900 orang meninggal dunia.

Para pengikut sekte ini melakukan bunuh diri dengan meminum cairan berwarna merah yang telah dicampur valium serta sianida pada 18 November 1978 di sebuah hutan di Guuyana, sebuah negara di Amerika Serikat.

Saking kelamnya, kejadian ini sempat menggegerkan dunia dan dikenal sebagai Jonestown Massacre.

Warren Jones atau biasa dikenal sebagai Jim Jones menjadi aktor dibalik iniden tersebut. Jones mendirikan Kenisah Rakyat atau People’s Temple di Indianapolis, Indiana pada 1950-an.

Dia mulai melakukan perekrutan mulai 1965 hingga meningkat pesat pada 1972 dengan jumlah jemaat mencapai 2.200 orang.

Sekte ini memperoleh reputasi dengan membantu warga kota yang paling miskin, khusus kaum minoritas rasial, para pecandu obat bius dan narkoba serta kaum tuna wisma.

Serangan mulai didapat sekte ini. Isu terkait penyembuhan yang dimanipulasi, hukuman keras kepada anggota, praktik sodomi serta Jones menganggap dirinya sebagai Mesias dilontarkan para jemaat yang membelot.

Jones menilai kabar tersebut hanya dilontarkan para pihak luar untuk menghancurkan sektenya.

Para pengikut sekte ini mulai resah dan tidak nyaman setelah banyak kejadian pelecehan, meski begitu Jones ‘memagari’ dan memaksa pengikutnya untuk tidak keluar.

Pemerintah yang mulai mengendus kasus ini membentuk tim untuk melakukan penyelidikan. Jonespun bereaksi dengan memindahkan para pengikutnya yang berjumlah lebih dari 900 orang ke Guyana pada 1974.

Jones awalnya menjanjikan sebuah surga tropis yang bebas dari dunia luar yang kejam. Tapi pengikutnya dibuat kecewa lantaran ditempatkan di sebuah hutan dengan keamanan ketat, minimnya makanan layaknya sebuah penjara. Tempat ini dijuluki Jonestown.

Paa 18 November 1978, Leo Ryan seorang anggota Kongres AS dari San Francisco, California yang melakukan penyelidikan tentang kasus pelecehan di sekte People’s Temples melakukan kunjungan bersama tiga orang wartawan.

Pada kunjungan tersebut sejumlah pengikut Jones meminta Leo Ryan membawa mereka untuk keluar dari ‘neraka’. Ryan pun membawa para jemaah untuk pergi. Naas saat berada diperbatasan para anggota keamanan sekte yang telah diperintahkan Jones menembaki Ryan, wartawan dan pengikut yang ‘membelot’.

Usai kejadian tersebut, Jones khawatir akan ditangkap. Bersama para petinggi sekte, dia mulai memerintahkan para jemaatnya untuk meminum cairan merah beracun berisi sianida dan valium. Bagi yang menolak akan dibunuh dengan cara ditembak, dicekik atau disuntik racun.

Total 913 orang tewas termasuk 276 korban merupakan anak-anak. Jones sendiri ditemukan tewas dengan cara menembak kepalanya menggunakan pistol.

Okan

Recent Posts

Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…

2 tahun ago

Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…

2 tahun ago

Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…

2 tahun ago

Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…

2 tahun ago

Anies Minta Rakyat Riang Gembira di Pemilu 2024

BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…

2 tahun ago

Golkar Rapat Konsolidasi di Bandung Dihadiri 3 Ribu Saksi TPS

BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…

2 tahun ago