close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home SERBA SERBI

Bunuh Diri Massal Paling Mengerikan Sepanjang Sejarah

Okan
Jumat, 8 Januari 2021 - 09:10:10
in SERBA SERBI
Bunuh Diri Massal Paling Mengerikan Sepanjang Sejarah
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Dalam sejarah manusia kisah sekte People’s Temple atau Kenisah Rakyat dianggap sebagai salah satu kejadian paling kelam karena lebih dari 900 orang meninggal dunia.

Para pengikut sekte ini melakukan bunuh diri dengan meminum cairan berwarna merah yang telah dicampur valium serta sianida pada 18 November 1978 di sebuah hutan di Guuyana, sebuah negara di Amerika Serikat.

Saking kelamnya, kejadian ini sempat menggegerkan dunia dan dikenal sebagai Jonestown Massacre.

Warren Jones atau biasa dikenal sebagai Jim Jones menjadi aktor dibalik iniden tersebut. Jones mendirikan Kenisah Rakyat atau People’s Temple di Indianapolis, Indiana pada 1950-an.

Dia mulai melakukan perekrutan mulai 1965 hingga meningkat pesat pada 1972 dengan jumlah jemaat mencapai 2.200 orang.

Sekte ini memperoleh reputasi dengan membantu warga kota yang paling miskin, khusus kaum minoritas rasial, para pecandu obat bius dan narkoba serta kaum tuna wisma.

Serangan mulai didapat sekte ini. Isu terkait penyembuhan yang dimanipulasi, hukuman keras kepada anggota, praktik sodomi serta Jones menganggap dirinya sebagai Mesias dilontarkan para jemaat yang membelot.

Jones menilai kabar tersebut hanya dilontarkan para pihak luar untuk menghancurkan sektenya.

Para pengikut sekte ini mulai resah dan tidak nyaman setelah banyak kejadian pelecehan, meski begitu Jones ‘memagari’ dan memaksa pengikutnya untuk tidak keluar.

Pemerintah yang mulai mengendus kasus ini membentuk tim untuk melakukan penyelidikan. Jonespun bereaksi dengan memindahkan para pengikutnya yang berjumlah lebih dari 900 orang ke Guyana pada 1974.

Jones awalnya menjanjikan sebuah surga tropis yang bebas dari dunia luar yang kejam. Tapi pengikutnya dibuat kecewa lantaran ditempatkan di sebuah hutan dengan keamanan ketat, minimnya makanan layaknya sebuah penjara. Tempat ini dijuluki Jonestown.

Paa 18 November 1978, Leo Ryan seorang anggota Kongres AS dari San Francisco, California yang melakukan penyelidikan tentang kasus pelecehan di sekte People’s Temples melakukan kunjungan bersama tiga orang wartawan.

Pada kunjungan tersebut sejumlah pengikut Jones meminta Leo Ryan membawa mereka untuk keluar dari ‘neraka’. Ryan pun membawa para jemaah untuk pergi. Naas saat berada diperbatasan para anggota keamanan sekte yang telah diperintahkan Jones menembaki Ryan, wartawan dan pengikut yang ‘membelot’.

Usai kejadian tersebut, Jones khawatir akan ditangkap. Bersama para petinggi sekte, dia mulai memerintahkan para jemaatnya untuk meminum cairan merah beracun berisi sianida dan valium. Bagi yang menolak akan dibunuh dengan cara ditembak, dicekik atau disuntik racun.

Total 913 orang tewas termasuk 276 korban merupakan anak-anak. Jones sendiri ditemukan tewas dengan cara menembak kepalanya menggunakan pistol.

Tags: bunuh diri massal
Previous Post

Ridwan Kamil : Menolak Vaksin Akan Membahayakan Keselamatan Keluarga

Next Post

Bangkit Dari Pandemi Jadi Target Pemkot Bandung Tahun Ini

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.